Jakarta, IDN Times - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyinggung Mahkamah Konstitusi (MK) dalam pidatonya di puncak HUT ke-61 Partai Golkar.
Ia mengaku khawatir dengan MK. Sebab, Undang-Undang yang sudah disahkan bisa diubah normanya di MK. "Terus terang Bapak Presiden, sekalipun UU kita sudah kaji baik, saya khawatir jangan sampai UU sudah jadi, sampai di MK, MK membuat yang lain, bahkan bisa mengubah, bahkan bisa membuat norma baru lagi," ujar Bahlil di Senayan, Jakarta, Jumat (5/12/2025).
"Saya pikir ini perlu kita kawal bersama agar persoalan ini kita lakukan dengan baik," imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bahlil juga kembali mennyinggung wacana pemilihan kepala daerah dilaksanakan hanya melalui DPRD. Menurutnya, hal itu perlu dibahas meski banyak pro kontra.
"Setahun lalu kami menyampaikan kalau bisa Pilkada dipilih lewat DPR saja. Banyak pro kontra, tapi setelah kita mengkaji, alangkah lebih baiknya memang kita lakukan sesuai dengan pemilihan lewat DPR kabupaten/kota biar tidak lagi pusing-pusing," ujar Bahlil.
Bahlil menilai, hal itu perlu kajian mendalam. Ia pun berharap RUU bidang politik mulai dibahas pada 2026.
"Ini agar pembahasannya bisa komprehensif, hati-hati dan cemat, dengan melibatkan masukan yang luas. RUU Ini harus melalui kajian yang mendalam," ujarnya.
Dalam Puncak HUT ke-61 Partai Golkar ini sejumlah tokoh hadir. Antara lain Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Ketua MPR Ahmad Muzani, serta Ketua DPR sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Bahlil Sentil MK, UU Sudah Sah Bisa Diubah Jadi Norma Baru

Gerakan Rakyat Menggugat Proyek Strategis Nasional (Geram PSN) sebagai Pemohon di Gedung MK (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Curated For You
- Di Depan Puan, Bahlil Sebut Partai Golkar Bukan Milik Keluarga05 Des 2025, 21:35 WIB
- Ingin Kepala Daerah Dipilih DPR, Bahlil Mau RUU Politik Dimulai 2026 05 Des 2025, 21:55 WIB
- Di Depan Prabowo dan Puan, Bahlil Ungkit Lagi soal Perlunya Koalisi Permanen 05 Des 2025, 22:06 WIB
Editorial Team
EditorSunariyah Sunariyah
Related Article
Biografi Sayuti Melik yang Mengetik Teks Proklamasi Kemerdekaan12 Agu 2026, 06:30 WIB
Prakiraan Cuaca Lampung 12 Agustus 2026, Cerah tapi Udara Kabur12 Agu 2026, 06:01 WIB
Gagas Big Data Narkoba Berbasis NIK, BNN Wanti-Wanti Kebocoran Data12 Agu 2026, 06:00 WIB
Usai Dimarahi Bobby, Poppy Dicopot dari Kabiro Perekonomian12 Agu 2026, 06:00 WIB
Cuaca Semarang 12 Agustus: Siang Terik Panas Nylentep, Malam Atis Bedi12 Agu 2026, 06:00 WIB
Motor Jurnalis Hilang saat Liputan, Menko Polkam Beri Pengganti12 Agu 2026, 05:30 WIB
TOP 5: Eks Jampidsus Disebut Pendekar Hukum hingga Yaqut Didakwa Korupsi12 Agu 2026, 05:00 WIB
Jadwal Lengkap Bus BRT Trans Semarang Semua Koridor 202612 Agu 2026, 05:00 WIB
Banding Kasus Handy Aliansyah Dimulai, Saksi dan Ahli Diperiksa Lagi12 Agu 2026, 05:00 WIB
Unhas Sambut 10.401 Mahasiswa Baru, Rektor Minta Jangan Minder12 Agu 2026, 02:05 WIB
Polisi: Masih Banyak Warga Tak Paham Bedakan Uang Asli dan Palsu12 Agu 2026, 02:05 WIB
Pemkot Makassar Perketat Reklame Rokok Dekat Sekolah dan Taman12 Agu 2026, 01:58 WIB
Pemkot Makassar Tata Ulang Titik Reklame agar Lebih Bernilai Ekonomi12 Agu 2026, 01:56 WIB
Polda Sulsel Sita 2,6 Kg Sabu dan 5,6 Liter Cairan Sintetis12 Agu 2026, 01:53 WIB
Polda Sulsel Umumkan Tersangka Korupsi Disdik Gowa setelah Audit BPK12 Agu 2026, 01:47 WIB
Sungai Sekadau Surut, Batu Tinggi Muncul dan Diserbu Warga untuk Rekreasi12 Agu 2026, 01:00 WIB
10 Ribu Mahasiswa Baru Dibekali Literasi Keuangan dan Keamanan Digital12 Agu 2026, 00:13 WIB
Kemenhut Luncurkan Gerakan Pemulihan Ekosistem Serentak di Seluruh Indonesia11 Agu 2026, 23:49 WIB
5 Kesalahan Fatal yang Harus Dihindari saat Memulai Open Relationship11 Agu 2026, 23:33 WIB
Indonesia Bisa Belajar dari Selandia Baru Tekan Angka Perokok11 Agu 2026, 23:23 WIB