Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bakom Soroti Komunikasi Publik Kemendikdasmen yang Lemah
Mendikdasmen Abdul Mu'ti memaparkan pencapaian Kemendikdasmen dalam dua tahun di Gedung Kemendikdasmen, Senin (26/10/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
  • Kepala Bakom Syahganda Nainggolan menilai capaian kerja Kemendikdasmen belum tersampaikan efektif kepada masyarakat akibat kelemahan komunikasi publik.

  • Bakom dan Kemendikdasmen akan bekerja sama memperbaiki penyampaian capaian pemerintah, menyusul tren kepuasan publik yang disebut turun dari di atas 75 persen menjadi 50 persen.

  • Syahganda mengapresiasi program pendidikan serta perhatian Kemendikdasmen terhadap kesejahteraan guru ASN dan non-ASN, termasuk perannya membuka mobilitas sosial melalui pendidikan bermutu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
tahun lalu

Rata-rata kepuasan masyarakat terhadap pemerintah disebut berada di atas 75 persen.

tiga minggu

Syahganda Nainggolan menjabat sebagai Kepala Bakom dan menemukan kelemahan komunikasi publik pemerintah, termasuk Kemendikdasmen.

Senin (26/10/2026)

Syahganda menyoroti lemahnya komunikasi publik Kemendikdasmen dan mendorong kerja sama Bakom dengan kementerian untuk menyampaikan capaian pemerintah.

kini

Tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintah disebut berada di angka 50 persen.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kepala Bakom Syahganda Nainggolan menyoroti lemahnya komunikasi publik Kemendikdasmen, yang dinilai membuat capaian kerja pemerintah belum tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.
  • Who?
    Kepala Badan Komunikasi Syahganda Nainggolan serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menjadi pihak yang terlibat dalam pembahasan perbaikan komunikasi publik.
  • Where?
    Pernyataan disampaikan di Gedung Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Jakarta.
  • When?
    Syahganda menyampaikan sorotan tersebut pada Senin, 26 Oktober 2026, setelah menjabat Kepala Bakom selama tiga minggu.
  • Why?
    Menurut Syahganda, kerja keras dan capaian pemerintah, termasuk Kemendikdasmen, belum terkomunikasikan secara baik kepada masyarakat. Ia juga menyinggung tren kepuasan publik yang menurun.
  • How?
    Bakom dan Kemendikdasmen direncanakan bekerja sama untuk menyampaikan capaian pemerintah kepada masyarakat. Syahganda juga mengapresiasi program pendidikan serta perhatian terhadap kesejahteraan guru ASN dan non-ASN.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pak Syahganda bilang Kementerian Pendidikan sudah bekerja keras, tapi banyak orang belum tahu hasilnya. Ia mau Bakom dan kementerian bekerja bersama supaya kabar baik bisa sampai ke masyarakat. Sekarang, orang yang puas pada pemerintah turun jadi sekitar 50 persen. Pak Syahganda juga senang karena pemerintah memperhatikan guru dan pendidikan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sorotan terhadap komunikasi publik membuka ruang bagi Bakom dan Kemendikdasmen untuk memperjelas kerja pemerintah yang telah berjalan. Kolaborasi keduanya berpotensi membuat capaian pendidikan lebih mudah dipahami masyarakat, seiring adanya apresiasi terhadap program bermutu dan perhatian pada kesejahteraan guru ASN maupun non-ASN.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Syahganda Nainggolan menyoroti persoalan komunikasi publik di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Menurutnya, pemerintah telah bekerja keras, tetapi capaian tersebut belum tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.

“Meskipun saya baru tiga minggu jadi Kepala Bakom, saya menemukan ada sedikit kelemahan selama ini dalam komunikasi. Pemerintah sudah bekerja keras, termasuk Kemendikdasmen, tapi di masyarakat tidak terkomunikasikan,” kata Syahganda di Gedung Kemendikdasmen, Senin (26/10/2026).

1. Persoalan komunikasi harus diperbaiki

Mendikdasmen Abdul Mu'ti memaparkan pencapaian Kemendikdasmen dalam dua tahun di Gedung Kemendikdasmen, Senin (26/10/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Ia mengatakan, persoalan komunikasi tersebut perlu dibenahi melalui kerja sama antara Bakom dan Kemendikdasmen. Dengan begitu, berbagai capaian pemerintah dapat tersampaikan kepada masyarakat dan mendapat apresiasi publik.

"Oleh karenanya, ke depan, dengan kerja sama Badan Komunikasi dengan Kemendikdasmen, kami bisa bahu-membahu menyampaikan capaian-capaian ini ke masyarakat,"ucapnya.

2. Tren kepuasan pada pemerintah turun

Mendikdasmen Abdul Mu'ti memaparkan pencapaian Kemendikdasmen dalam dua tahun di Gedung Kemendikdasmen, Senin (26/10/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Syahganda juga menyinggung tren penurunan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintah. Ia menyebut, rata-rata kepuasan yang sebelumnya di atas 75 persen pada tahun lalu, kini berada di angka 50 persen.

“Setelah saya diskusi dengan para profesor-profesor ahli komunikasi, ini adalah persoalan kita bukan tidak kerja, tapi memang ada persoalan komunikasi," ucapnya.

3. Apresiasi untuk kesejahteraan guru

Mendikdasmen Abdul Mu'ti memaparkan pencapaian Kemendikdasmen dalam dua tahun di Gedung Kemendikdasmen, Senin (26/10/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Selain itu, ia mengapresiasi program pendidikan dan perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan guru, baik yang berstatus aparatur sipil negara (ASN) maupun non-ASN.

"Saya berterima kasih dengan kementerian ini karena kementerian inilah satu-satunya jalan buat orang melakukan mobilisasi vertikal. Ya, tidak ada orang miskin bisa menjadi kaya, tidak ada orang bodoh bisa menjadi pintar kalau tidak dibantu dengan program-program pendidikan yang bermutu yang telah dilakukan di sini," ucapnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article