Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Anggaran BGN 2027 Tembus Rp240 Triliun, 96 Persen Khusus MBG
Kepala BGN Sudaryono rapat di DPR bahas anggaran MBG 2027. (IDN Times/Amir Faisol)
  • BGN mendapat anggaran Rp240,15 triliun dalam APBN 2027.
  • Sebanyak Rp233,12 triliun dialokasikan untuk program Makan Bergizi Gratis.
  • Anggaran juga terbagi untuk belanja barang, pegawai, pendidikan, kesehatan, pelayanan umum, dan manajemen BGN.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kamis (3/8/2026)

Kepala BGN Sudaryono menyampaikan anggaran BGN sebesar Rp240,2 triliun dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    BGN mendapatkan anggaran Rp240,15 triliun pada APBN 2027, dengan Rp233,12 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis.
  • Who?
    Kepala BGN Sudaryono menyampaikan alokasi anggaran BGN bersama Komisi IX DPR RI.
  • Where?
    Rapat kerja berlangsung di Kompleks Parlemen, Jakarta.
  • When?
    Kamis (3/8/2026), untuk anggaran APBN 2027.
  • Why?
    Anggaran dialokasikan untuk penerima manfaat pendidikan, penerima manfaat 3B, kegiatan teknis MBG, dan dukungan manajemen BGN.
  • How?
    Anggaran dibagi berdasarkan jenis belanja serta fungsi pendidikan, kesehatan, dan pelayanan umum.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

BGN mendapat uang Rp240,15 triliun pada APBN 2027. Uang paling banyak, Rp233,12 triliun, untuk Makan Bergizi Gratis. Sudaryono dari BGN bilang ini saat rapat dengan Komisi IX DPR RI di Jakarta. Ada juga uang untuk manajemen, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan umum.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Alokasi anggaran BGN mencakup penerima manfaat peserta didik, guru, tenaga pendidikan, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Pembagian berdasarkan fungsi pendidikan, kesehatan, serta pelayanan umum juga memuat dukungan kegiatan teknis MBG dan manajemen BGN, sehingga penggunaan anggaran memiliki rincian fungsi yang disampaikan dalam rapat kerja.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Badan Gizi Nasional (BGN) mendapatkan jatah anggaran sebesar Rp240,15 triliun pada APBN 2027. Sebanyak Rp232,87 triliun atau 96,95 persen dialokasikan penuh untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sedangkan, sebanyak Rp7,3 triliun atau sekitar 3,05 persen dari total anggaran dialokasikan untuk mendukung dukungan manajemen BGN.

"Anggaran Badan Gizi Nasional yaitu sebesar Rp240,2 triliun," kata Kepala BGN Sudaryono dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (3/8/2026).

Berdasarkan jenisnya, dari total anggaran tersebut, sebanyak Rp233,12 triliun atau 97,08 persen dialokasikan untuk belanja barang. Sedangkan, belanja pegawai dijatah sebesar Rp7,08 triliun atau 2,92 persen.

Adapun, berdasarkan fungsinya, Sudaryono mengatakan, dari total tersebut sebanyak Rp198,96 triliun atau 82,83 persen digunakan untuk fungsi pendidikan. Anggaran ini dialokasikan untuk penerima manfaat peserta didik di satuan pendidikan, termasuk guru dan tenaga pendidikan.

Sedangkan, Rp33,54 triliun atau 13,96 persen untuk fungsi kesehatan yang dialokasikan untuk penerima manfaat 3B: ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Kemudian, berdasarkan fungsi pelayanan umum sebesar 7,69 triliun atau 3,2 persen untuk mendukung kegiatan-kegiatan teknis MBG dan dukungan manajemen di BGN.

"Menurut fungsinya, nah ini yang paling kanan, menurut fungsinya, total anggaran tadi itu terbagi ke dalam tiga fungsi alokasi," kata dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article