Jakarta, IDN Times - Perwakilan Direktorat Layanan Iklim BMKG, I Dewa Gede Aryaputra, mengatakan, cuaca panas yang terjadi belakangan ini, termasuk di wilayah Jakarta dipicu oleh beberapa hal.
Mulai dari kombinasi suhu udara, tingkat kelembapan relatif, radiasi matahari di siang hari, serta pantulan radiasi bumi pada malam hari.
Dia mengatakan, fenomena urban heat island memperparah kondisi tersebut akibat dominasi permukaan beton dan minimnya vegetasi alami di kawasan padat penduduk.
"Jadi pada siang hari matahari memanaskan permukaan bumi, dan memancarkan panas, pada malam hari panas itu dilepaskan kembali ke angkasa karena itu radiasi dari bumi," kata I Dewa Gede Aryaputra di acara Dialog Diseminasi Nasional Riset CLARE Be-Housing Indonesia yang diselenggarakan Rujak Center for Urban Studies, Yayasan Kota Kita, dan Arkom Indonesia, di Jakarta belum lama ini.
