Jakarta, IDN Times - Badan Nasional dan Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap area yang terdampak kebakaran hutan dan lahan tidak hanya terjadi di Pulau Kalimantan serta Sumatra, melainkan juga di Papua. Berdasarkan data hingga Rabu, 28 Oktober 2026, total ada 161,5 hektare lahan di Papua selatan yang terbakar.
"Wilayah yang terdampak antara lain di Kabupaten Merauke, Boven Digoel, Mappi dan Asmat. Saat ini yang dilaporkan ke kami ada 161,5 hektare yang terbakar," ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan di BNPB, Berton Panjaitan ketika memberikan keterangan dan dikutip pada Jumat (30/10/2026).
Ia menambahkan, untuk memadamkan api di area tersebut, satgas gabungan melakukan 10 sortie Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Total ada 10 ribu kilogram garam NaCl. Berton mengeklaim usai dilakukan OMC, jumlah titik api di Papua selatan mengalami penurunan yang signifikan yakni 78 persen.
"Titik api mengalami penurunan yang signifikan sebesar 78 persen. Tadinya, titik api sebesar 295, sementara saat ini kami mendapati 65 titik. Tentu berbagai upaya kami lakukan untuk memadamkan api ini," tutur dia.
