Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bupati Langkat Tiba di KPK Usai OTT, Masuk Lewat Akses Belakang
Suasana ketibaan Bupati Langkat Syah Afandin di KPK, Jakarta (IDN Times/Lia Hutasoit)
  • Bupati Langkat Syah Afandin tiba di Gedung KPK Jakarta usai terjaring OTT dan langsung masuk lewat akses belakang tanpa memberi pernyataan kepada media.
  • KPK mengamankan tujuh orang dalam OTT di Sumatera Utara, terdiri dari satu penyelenggara negara, satu ASN Kabupaten Langkat, serta lima pihak swasta.
  • Operasi ini diduga terkait proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perkim, menjadi OTT ke-15 KPK sepanjang 2026 yang melampaui total OTT tahun sebelumnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
2025

Sepanjang tahun 2025, KPK melakukan total 11 operasi tangkap tangan di berbagai daerah.

2026

Hingga tahun ini, KPK telah melaksanakan 15 operasi tangkap tangan, termasuk yang menjerat Bupati Langkat.

Jumat (3/7/2026)

Bupati Langkat ditangkap di rumah pribadinya di Medan dalam OTT terkait proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perkim. Dalam operasi itu, KPK mengamankan tujuh orang terdiri atas satu penyelenggara negara, satu ASN Kabupaten Langkat, dan lima pihak swasta.

Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 14.30 WIB

Bupati Langkat tiba di Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan menggunakan mobil hitam dan masuk melalui akses belakang untuk menjalani pemeriksaan tanpa memberi pernyataan kepada media.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Bupati Langkat tiba di Gedung Merah Putih KPK Jakarta setelah terjaring operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi terkait dugaan korupsi proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perkim.
  • Who?
    Bupati Langkat Syah Afandin bersama enam orang lainnya, terdiri atas satu ASN Kabupaten Langkat dan lima pihak swasta, diamankan oleh tim penyelidik KPK.
  • Where?
    Penangkapan dilakukan di rumah pribadi Bupati Langkat di Medan, sementara pemeriksaan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.
  • When?
    Bupati Langkat tiba di Gedung KPK pada Jumat, 3 Juli 2026 sekitar pukul 14.30 WIB setelah OTT yang dilakukan sebelumnya di wilayah Sumatra Utara.
  • Why?
    Kegiatan OTT diduga berkaitan dengan proyek-proyek di Dinas Pendidikan serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Langkat yang tengah diselidiki oleh KPK.
  • How?
    Bupati dibawa menggunakan mobil hitam melalui akses belakang gedung tanpa memberikan pernyataan kepada media; KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Bupati Langkat ditangkap KPK dan dibawa ke kantor KPK naik mobil hitam. Dia masuk lewat pintu belakang dan tidak bicara sama wartawan. Ada tujuh orang lain juga diamankan, ada pegawai negeri dan orang swasta. Katanya ini soal proyek di dinas sekolah dan rumah. Sekarang mereka masih diperiksa oleh KPK.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Operasi tangkap tangan terhadap Bupati Langkat menunjukkan konsistensi dan ketegasan KPK dalam menegakkan hukum. Dengan prosedur yang tertib, transparansi informasi melalui juru bicara, serta peningkatan jumlah OTT dibanding tahun sebelumnya, lembaga ini memperlihatkan komitmen nyata untuk menjaga integritas penyelenggaraan pemerintahan di berbagai daerah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Bupati Langkat, Syah Afandin yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Pantauan di lokasi, Bupati Langkat tiba menggunakan mobil berwarna hitam dan langsung diarahkan masuk melalui akses belakang Gedung KPK. Kaca tak dibuka dan tak memberikan pernyataan kepada awak media sebelum menjalani pemeriksaan.

Sebelumnya, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan, tim penyelidik mengamankan tujuh orang dalam kegiatan tangkap tangan yang dilakukan di wilayah Sumatra Utara.

Mereka terdiri atas satu penyelenggara negara, satu aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Langkat, serta lima pihak swasta.

KPK belum mengungkap identitas seluruh pihak yang diamankan maupun perkara yang menjadi dasar operasi tersebut.

Sesuai ketentuan, lembaga KPK memiliki waktu maksimal 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan, termasuk apakah akan menetapkan tersangka.

"Kami akan update terus perkembangannya," kata Budi dalam keterangan kepada jurnalis, Jumat.

Kasus ini diduga terkait proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim).

Dalam OTT itu, KPK mengamankan tujuh orang yang terdiri atas satu penyelenggara negara, satu ASN Kabupaten Langkat, dan lima pihak swasta. Salah satu yang diamankan adalah Bupati Langkat, Syah Afandin.

Bupati Langkat ditangkap di rumah pribadinya di Medan, bukan saat menghadiri kegiatan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI).

OTT ini menjadi operasi tangkap tangan ke-15 KPK sepanjang 2026. Angka tersebut melampaui total OTT sepanjang 2025 yang berjumlah 11 kasus, setelah sebelumnya KPK melakukan OTT di Kuantan Singingi, Riau.

Curated For You

Editorial Team

Related Article