Bangkalan, IDN Times - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, bercerita awal mula dinisbatkan sebagai panglima santri oleh para ulama dan kiyai.
Cerita itu bermula ketika tahun 2014 silam, Presiden Joko "Jokowi" Widodo dan Jusuf "JK" Kalla meminta dukungan PKB untuk maju pada Pilpres 2014.
Saat itu, Cak Imin merestui pasangan Jokowi-JK dengan syarat mau mengakui tanggal 22 Oktober menjadi Hari Santri Nasional.
Hal tersebut disampaikan Cak Imin saat menghadiri acara kampanye dialogis bersama para santri di pondok pesantren Syaichona Moh. Cholil, Bangkalan, Madura, Rabu (31/1/2024) malam.
"Alhamdulillah begitu dilantik menjadi presiden langsung membuat peraturan presiden yang memutuskan 22 Oktober sebagai hari santri nasional," kata dia.