Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cerita Sultan Kemnaker saat Noel Minta Jatah Ducati Harga Rp600 Juta
Eks Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Kemenaker Irvian Bobby Mahendro (IDN Times/Irfan Fathurohman)
  • Irvian Bobby Mahendro, eks pejabat Kemenaker, mengaku diminta motor Ducati Scrambler oleh eks Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel pada Desember 2024.
  • Permintaan Noel akhirnya dipenuhi Irvian dengan membeli Ducati seharga Rp600 juta di Kemang dan mengirimkannya ke rumah Noel di Depok menggunakan towing.
  • Kesaksian Irvian tentang pemberian motor mewah tersebut terungkap dalam sidang kasus pemerasan sertifikat K3 di Pengadilan Tipikor Jakarta pada April 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Desember 2024

Irvian Bobby Mahendro mengaku Noel meminta jatah motor Ducati Scrambler berwarna biru dongker. Permintaan itu terjadi saat keduanya berbincang mengenai jenis motor yang cocok untuk Noel.

Januari–Februari

Irvian membeli motor Ducati Scrambler di Ducati Flagship Store, Kemang, seharga Rp600 juta. Motor tersebut kemudian dikirim ke rumah Irvian sebelum diminta alamat Noel untuk pengiriman ke Depok.

20 April 2026

Irvian bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta dalam sidang kasus pemerasan sertifikat K3 dan menceritakan permintaan motor Ducati oleh Noel.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Permintaan motor Ducati Scrambler senilai Rp600 juta oleh eks Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel kepada Irvian Bobby Mahendro terungkap dalam sidang kasus pemerasan sertifikat K3 di Pengadilan Tipikor Jakarta.
  • Who?
    Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel dan eks Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 Kemenaker Irvian Bobby Mahendro, yang menjadi saksi dalam persidangan tersebut.
  • Where?
    Kejadian awal terjadi di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan, dengan pembelian motor di Ducati Flagship Store Kemang, Jakarta Selatan, serta pengiriman ke rumah Noel di Depok, Jawa Barat.
  • When?
    Permintaan terjadi pada Desember 2024, pembelian dilakukan sekitar Januari–Februari berikutnya, dan kesaksian disampaikan pada sidang Senin, 20 April 2026.
  • Why?
    Berdasarkan keterangan Irvian dalam sidang, permintaan motor muncul setelah percakapan santai antara dirinya dan Noel mengenai jenis motor yang cocok untuk digunakan Noel.
  • How?
    Irvian membeli Ducati Scrambler di toko resmi lalu mengirimkannya menggunakan towing ke alamat Noel di Depok pada malam hari; penerimaan dibuktikan melalui tanda terima dari petugas pengantar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada orang namanya Irvian dan Noel. Noel minta motor besar Ducati warna biru dari Irvian. Motor itu mahal banget, harganya enam ratus juta. Irvian beli motor itu di toko dan kirim ke rumah Noel pakai mobil pengangkut malam-malam. Sekarang cerita itu dibicarakan di pengadilan karena soal permintaan motor tadi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Artikel ini tidak memberikan cukup dasar untuk membangun sudut pandang positif berdasarkan isi teks.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Eks Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Kemenaker Irvian Bobby Mahendro mengaku diminta jatah motor Ducati Scrambler oleh Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel.

Hal itu terungkap saat terdakwa Irvian yang dikenal sebagai ‘sultan’ Kemnaker menjadi saksi di sidang kasus pemerasan sertifikat K3 di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (20/4/2026).

Awalnya, jaksa penuntut umum (JPU) menanyakan soal permintaan Noel terkait motor Ducati berwarna biru dongker itu. Irvian mengaku, permintaan itu terjadi pada Desember 2024.

“Saat itu yang bersangkutan (Noel) menanyakan ke saya, ‘Dek, kamu main motor ya?’ bilang gitu. Kemudian saya bilang, ‘Iya, Bang.’ ‘Motor apa?’ ‘Motor Ducati, Bang.’ ‘Kira-kira motor Ducati yang cocok untuk saya apa ya?’” kata Irvian.

Saat itulah Irvian mengusulkan Ducati Scrambler yang cocok untuk Noel. Kamudian, Noel bertanya soal bentuk Ducati Scrambler.

“Akhirnya saya browsing di handphone, saya tunjukkan, ‘Bentuknya seperti ini, Bang.’ Kemudian yang bersangkutan menyampaikan, ‘Boleh juga itu. Boleh juga tuh,’ bilang gitu,” kata Irvian.

Irvian mengaku kaget dengar jawaban Noel. Ia pun hanya bisa menjawab siap ke Noel.

Permintaan Noel pun akhirnya dipenuhi Irvian. Ia baru bisa mengabulkan permintaan Noel pada sekitar Januari-Februari.

Saat itu, Irvian membeli motor mewah itu di Ducati Flagship Store, Kemang, Jakarta Selatan seharga Rp600 juta. Setelah itu motor pun dikirim ke rumah Irvian.

Selanjutnya, Irvian meminta alamat Noel untuk mengirimkan motor tersebut. Singkat cerita, Noel memerintahkan motor dikirimkan ke rumahnya di Depok, Jawa Barat.

Motor itu pun dikirim Irvian menggunakan towing pada malam hari.

“Dan pada saat itu saudara Imanuel menghubungi saya lagi. Menanyakan, ‘Gimana motor sudah dikirim belum?’ gitu. ‘Karena kasihan yang nungguin.’” kata Irvian.

Jaksa kemudian menanyakan terkait orang yang menunggu. Namun, Irvian mengaku tidak tahu.

Motor itu pun akhirnya tiba di ruman Noel. Hal itu terbukti lewat tanda terima yang diterima Irvian dari petugas towing.

“Iya, ada. Saya konfirmasi (motor sudah diterima Noel),” ujar Irvian.

Editorial Team