Jakarta, IDN Times - Rencana Presiden Prabowo Subianto memperbanyak konser KPop di Indonesia jadi kabar baik bagi penggemar. Namun, di balik euforia tersebut, muncul pertanyaan besar: apakah Indonesia benar-benar siap?
Sejumlah KPopers justru angkat suara dan mengkritisi. Mereka menilai, tanpa perbaikan sistem menyeluruh, penambahan jumlah konser berisiko memperbanyak masalah lama, mulai dari harga tiket yang tidak masuk akal, promotor bermasalah, hingga mekanisme refund yang tak kunjung jelas.
Hal ini disampaikan My Day Berserikat, perwakilan konsumen konser DAY6 3rd World Tour Forever Young in Jakarta 2025, yang saat ini tengah memperjuangkan hak refund akibat perubahan venue. Mereka menegaskan, pertumbuhan industri konser harus berjalan seiring dengan perlindungan terhadap konsumen.
