Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Data Terbaru Karhutla Sumatra, Titik Api Terbanyak Ada di Sumsel
Tim Manggala Agni Daops Sumatra XV/Muba saat mencari sumber air untuk pemadaman karhutla di Muara Medak. (Dok. Manggala Agni)
  • BNPB mencatat Sumsel memiliki 1.517 hotspot, tertinggi dibandingkan Riau dan Jambi.
  • Riau memiliki indikasi lahan terbakar lebih dari 15.738 hektare, lebih luas daripada Sumsel dan Jambi.
  • Hujan mulai turun di sejumlah wilayah Riau, sementara BNPB terus memantau karhutla, cuaca, dan jarak pandang di Sumatra.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Data karhutla mana yang paling perlu kamu perhatikan?
Vote Now
Selasa (25/8/2026)

Berton SP Panjaitan menyampaikan data BNPB dalam jumpa pers daring. BNPB mencatat 1.517 hotspot di Sumsel, 447 di Riau, dan 253 di Jambi.

saat ini

Hujan terjadi di beberapa kabupaten di Riau.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Data karhutla mana yang paling perlu kamu perhatikan?
Vote Now
  • What?
    BNPB mencatat hotspot, indikasi luas lahan terbakar, dan jarak pandang terkait karhutla di Sumsel, Riau, dan Jambi.
  • Who?
    BNPB dan Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan.
  • Where?
    Sumatra Selatan, Riau, dan Jambi.
  • When?
    Selasa (25/8/2026), saat Berton menyampaikan data dalam jumpa pers daring.
  • Why?
    BNPB memantau perkembangan karhutla untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran serta dampaknya terhadap masyarakat.
  • How?
    BNPB memantau hotspot, kondisi cuaca, jarak pandang, dan indikasi luas lahan terbakar di sejumlah wilayah Sumatra.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Data karhutla mana yang paling perlu kamu perhatikan?
Vote Now

BNPB melihat banyak titik panas di Sumsel, Riau, dan Jambi. Om Berton dari BNPB bilang Sumsel punya titik panas paling banyak, yaitu 1.517. Di Riau, tanah yang terbakar lebih luas. Sekarang, hujan sedang turun di beberapa tempat di Riau. BNPB masih melihat cuaca dan keadaan di Sumatra.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Data karhutla mana yang paling perlu kamu perhatikan?
Vote Now

Hujan yang mulai turun di sejumlah wilayah Riau menjadi perkembangan positif dalam pemantauan karhutla. Berdasarkan keterangan Berton, kondisi ini dapat membantu mengurangi jumlah titik panas dan meningkatkan kelembapan lahan. Pemantauan BNPB terhadap cuaca serta jarak pandang juga mencakup wilayah Sumatra lain yang mengalami karhutla.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Data karhutla mana yang paling perlu kamu perhatikan?
Vote Now

Jakarta, IDN Times — Data terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat Sumatra Selatan (Sumsel) menjadi provinsi dengan jumlah titik panas atau hotspot terbanyak di antara sejumlah wilayah Sumatra yang mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan terdapat 1.517 hotspot yang terdeteksi di Sumsel. BNPB juga mengindikasikan lahan yang terbakar mencapai lebih dari 1.926 hektare.

“Kami bisa sampaikan di sini di Sumatra Selatan, kami menemukan hotspot sebanyak 1.517. Dan indikasi untuk lahan terbakar sebesar 1.926 hektar lebih. Dan jarak pandang itu sekitar 7 kilometer,” ujar Berton dalam jumpa pers daring, Selasa (25/8/2026).

Sementara itu, kondisi karhutla di Riau juga menjadi perhatian. BNPB mencatat sebanyak 447 hotspot terdeteksi di wilayah tersebut.

Luas lahan yang terbakar di Riau diperkirakan mencapai lebih dari 15.738 hektare. Adapun jarak pandang di wilayah tersebut berada di kisaran 3,5 kilometer.

Meski demikian, Berton menyebut terdapat perkembangan positif di sejumlah wilayah Riau karena hujan mulai turun. Kondisi tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi jumlah titik panas sekaligus meningkatkan kelembapan lahan.

“Untuk Riau, kami akan menyampaikan ada berita baiknya di beberapa kabupaten titik di Riau, terjadi saat ini sedang hujan. Semoga di tempat lain di Riau ataupun di provinsi yang lain juga terjadi hujan,” katanya.

Menurut Berton, hujan yang turun dapat membantu menekan hotspot dan meningkatkan tingkat kebasahan lahan sehingga potensi kebakaran dapat berkurang.

Sementara itu, di Jambi BNPB menemukan 253 hotspot. Luas lahan yang terbakar diindikasikan mencapai lebih dari 379 hektare.

“Di Jambi, hotspot yang ditemukan adalah 253. Kemudian lahan yang terbakar diindikasikan sebanyak 379 hektar lebih. Kemudian jarak pandang sebesar 1 kilometer,” ujar Berton.

Berdasarkan data tersebut, Sumsel menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak dibandingkan Riau dan Jambi. Namun, luas lahan terbakar yang terindikasi di Riau tercatat jauh lebih besar dibandingkan dua provinsi lainnya.

BNPB terus memantau perkembangan karhutla di sejumlah wilayah Sumatra, termasuk kondisi cuaca dan jarak pandang, untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran serta dampaknya terhadap masyarakat.

Ikut pilih soal fokus pemantauan karhutla Sumatra

Data karhutla mana yang paling perlu kamu perhatikan?

See More

Curated For You

Editorial Team

Related Article