Jakarta, IDN Times - Sejarah panjang Kementerian Pertahanan Republik Indonesia mencatat deretan tokoh penting yang dipercaya memimpin benteng pertahanan negara dari masa ke masa. Bila menilik masa awal kemerdekaan pada 1945 hingga era pemerintahan saat ini, dinamika dan kepemimpinan di sektor pertahanan terus bertransformasi menjawab tantangan zaman.
Menurut catatan di laman kemhan.go.id, setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, roda pemerintahan segera bergerak, antara lain dengan pemindahan kekuasaan yang diselenggarakan dalam tempo sesingkat-singkatnya.
Oleh sebab itu, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI), segera menyusun kabinet pertama yaitu Presidensial yang hasilnya diumumkan pada 19 Agustus 1945. Kabinet ini memiliki 15 kementerian dan 5 kementerian negara, namun salah satu jabatan menteri negara lalu ditiadakan, karena menteri yang bersangkutan yaitu AA Maramis diangkat menjadi Menteri Keuangan.
Kementerian saat itu merupakan lembaga pemerintah yang memimpin bidang atau departemen teknis tertentu secara spesifik untuk menjalankan fungsi pemerintahan sehari-hari, seperti Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, atau Kementerian Kesehatan.
Sedangkan, kementerian negara adalah pembantu presiden yang memimpin atau ditugaskan untuk urusan khusus, koordinasi, atau sebagai menteri tanpa memimpin departemen teknis tertentu pada masa awal pembentukannya.
Kabinet pertama tersebut belum memiliki Menteri Pertahanan, dan fungsi Kementerian Pertahanan Negara ada di dalam Kementerian Keamanan Rakyat.
Pada masa itu dipimpin Menteri Keamanan Rakyat, yakni mantan Sodancho Suprijadi. Sebagaimana diketahui, Suprijadi tidak pernah menduduki posisi sebagai Menhan, dan selanjutnya posisi Menhan digantikan Sulyadikusumo sebagai Menteri ad interim pada 20 Oktober 1945. Berikut daftar menteri pertahanan dari masa ke masa.
