Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
DPR Janji Tindaklanjuti Aspirasi Warga Pati soal RUU Perampasan Aset
Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
  • Pimpinan DPR RI menerima aspirasi Forum Komunikasi Rakyat Pati terkait percepatan pembahasan RUU Perampasan Aset.
  • Forum meminta kejelasan perkembangan pembahasan RUU Perampasan Aset kepada pimpinan DPR RI.
  • Forum juga meminta ketegasan aparat di Pati dan regulasi penggunaan media sosial terkait narasi yang dinilai menyesatkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Aspirasi mana yang perlu didahulukan DPR?
Vote Now
Senin (24/8/2026)

Forum Komunikasi Rakyat Pati bertemu pimpinan DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Forum menyampaikan aspirasi percepatan pembahasan RUU Perampasan Aset dan masalah di Kabupaten Pati.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Aspirasi mana yang perlu didahulukan DPR?
Vote Now
  • What?
    Forum Komunikasi Rakyat Pati menyampaikan aspirasi percepatan pembahasan RUU Perampasan Aset serta masalah di Kabupaten Pati.
  • Who?
    Forum Komunikasi Rakyat Pati, Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, Sari Yuliati, Andre Rosiade, dan Lukman Hakim terlibat dalam pertemuan.
  • Where?
    Pertemuan berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
  • When?
    Senin (24/8/2026).
  • Why?
    Forum meminta kejelasan perkembangan pembahasan RUU Perampasan Aset, ketegasan aparat penegak hukum, dan regulasi penggunaan media sosial.
  • How?
    Aspirasi disampaikan langsung melalui dialog dan diskusi Forum Komunikasi Rakyat Pati dengan pimpinan DPR RI.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Aspirasi mana yang perlu didahulukan DPR?
Vote Now

Orang-orang dari Forum Komunikasi Rakyat Pati bertemu pimpinan DPR RI di Jakarta. Mereka meminta tahu pembahasan RUU Perampasan Aset dan aturan media sosial. Cucun Ahmad Syamsurijal berkata DPR menerima, mendengar, dan akan mengawal aspirasi mereka. Mereka juga menyampaikan masalah di Kabupaten Pati.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Aspirasi mana yang perlu didahulukan DPR?
Vote Now

Pertemuan Forum Komunikasi Rakyat Pati dengan pimpinan DPR RI membuka ruang dialog untuk menyampaikan aspirasi secara langsung. Penerimaan dan komitmen DPR untuk mengawal aspirasi memungkinkan permintaan mengenai RUU Perampasan Aset, kondisi Kabupaten Pati, serta penggunaan media sosial didengar dalam satu forum.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Aspirasi mana yang perlu didahulukan DPR?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Pimpinan DPR RI memastikan bakal mengawal aspirasi dari masyarakat Pati terkait percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset. Aspirasi tersebut disampaikan langsung Forum Komunikasi Rakyat Pati saat bertemu pimpinan DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/8/2026).

Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, mengatakan pihaknya menerima dan mendengarkan aspirasi yang disampaikan Forum Komunikasi Rakyat Pati dalam pertemuan tersebut.

"Sudah hadir dari 20 sudah 18 yang hadir, pertama-tama saya ucapkan terima kasih, selamat datang dari Forum Komunikasi Rakyat Pati, dan pada hari ini sudah berkenan untuk bisa bersama-sama berdialog dengan kita, berdiskusikan dengan kita di pagi hari ini," kata Cucun.

Cucun menegaskan, DPR akan terus mengawal aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam forum tersebut. Termasuk aspirasi yang berkaitan dengan proses tindak lanjut pemerintah dan DPR.

"Dan juga apa yang nanti disampaikan kita akan terus mengawal aspirasi-aspirasi dari bapak ibu sekalian yang disampaikan. Kita akan terus dampingi apa yang ingin segera ditindaklanjuti oleh pemerintah melalui DPR," ujarnya.

Sebelumnya, perwakilan Forum Komunikasi Rakyat Pati, Lukman Hakim, mengatakan salah satu agenda utama kedatangan mereka ke DPR ialah meminta kejelasan terkait perkembangan pembahasan RUU Perampasan Aset.

"Poin yang akan kami sampaikan terkait dengan percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset, Pak. Sampai sejauh mana Bapak-bapak, Ibu-ibu Wakil Ketua DPR RI hari ini, walaupun sebenarnya ada di Komisi III, paling tidak biar kami tahu sampai sejauh mana pembahasannya," kata Lukman di ruang rapat.

Selain soal RUU Perampasan Aset, Forum Komunikasi Rakyat Pati juga menyampaikan masalah yang terjadi di daerah. Aparat penegak hukum diminta menindak tegas terhadap kelompok masyarakat yang dinilai mengganggu kondusifitas Kabupaten Pati.

"Jadi kami menuntut adanya sebuah ketegasan dari aparat penegak hukum, khususnya APH yang ada di Kabupaten Pati. Beberapa kali kami sampaikan, 'tolong APH tegas, tolong APH tegas.' Tapi apa yang terjadi? Dan itu selalu terjadi dan itu selalu terjadi. Ada semacam pembiaran," ungkapnya.

Forum tersebut juga menyoroti derasnya arus informasi di media sosial. Menurut Lukman, narasi yang berkembang di media sosial kerap membentuk persepsi negatif publik terhadap kondisi Pati. Bahkan narasi yang beredar cenderung hoaks.

Ia pun menyayangkan informasi tidak benar yang banyak dikonsumsi masyarakat luas ini justru mengalahkan pemberitaan media massa.

"Jadi gorengannya itu sampai media resmi kalah, Pak. Hoaks-hoaksnya luar biasa. Padahal yang ada di lapangan mereka-mereka paling 10 orang, 7 orang. Tapi ketika sudah konten kreator ini sudah bermain, jadi seolah-olah-olah ini Pati jelek," kata Lukman.

Karena itu, Lukman meminta DPR mempertimbangkan regulasi yang dapat mengatur penggunaan media sosial, agar penyebaran informasi yang dinilai menyesatkan tidak semakin memicu keresahan.

"Selalu negatif, selalu negatif. Kami perlu adanya sebuah regulasi yang mengatur itu. Sampai media yang berizin pun kalah secara pemberitaan. Enggak akan didengar gitu," imbuhnya.

Untuk diketahui, pertemuan ini turut dihadiri pimpinan DPR lainnya, yakni Sari Yuliati, serta Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Andre Rosiade.

Pilih aspirasi yang perlu didahulukan DPR

Aspirasi mana yang perlu didahulukan DPR?

See More

Curated For You

Editorial Team

Related Article