Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pramono Persilakan Warga Pati Demo di Jakarta, tapi Jangan Anarkis

Pramono Persilakan Warga Pati Demo di Jakarta, tapi Jangan Anarkis
Gubernur DKI Pramono Anung melepas bantuan ke NTT di Balai Kota, Kamis (20/8/2026)/ IDN Times Dini Suciatiningrum
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mempersilakan warga Pati menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPR RI pada 26-27 Agustus 2026, dengan syarat menjaga ketertiban dan keamanan.
  • Pramono menegaskan Pemprov DKI tidak melarang demonstrasi, tetapi melarang tindakan anarkis, perusakan fasilitas publik, serta tindakan yang mengganggu kondisi Jakarta.
  • Satpol PP diminta berkoordinasi dengan kepolisian, sementara Pemprov DKI mengutamakan pendekatan humanis dan ormas membantu mengarahkan peserta agar tidak bermalam di depan DPR-MPR.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mempersilakan masyarakat Pati, Jawa Tengah yang akan datang ke Jakarta menyampaikan aspirasinya di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat. Meski begitu, ia mengimbau masyarakat yang akan berunjuk rasa untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan di Jakarta.

"Jakarta menjadi aman, nyaman kalau kita semua bisa menjaga dengan baik. Demo itu dijamin oleh demokrasi dan kami mempersilakan mau demo tanggal 26, 27, monggo saja," ujar Pramono dikutip dalam website resmi Pemprov DKI, Senin (24/8/2026).

  1. 1. Pemprov DKI tidak melarang aksi demo

    WhatsApp Image 2026-08-22 at 12.36.02.jpeg
    Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu Botok (IDN Times/Fauzan)

    Pramono menegaskan, Pemprov DKI tak melarang aksi unjuk rasa. Namun ia tak ingin aksi penyampaian pendapat tersebut diwarnai tindakan anarkis dan perusakan berbagai fasilitas publik.

    "Tetapi yang tidak boleh dilakukan adalah melakukan perusakan, melakukan anarkis, dan kemudian melakukan tindakan-tindakan yang tidak baik," katanya.

  2. 2. Satpol PP diminta koordinasi dengan kepolisian

    WhatsApp Image 2026-08-22 at 12.11.50.jpeg
    Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) kembali menggelar demo di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Sabtu (22/8/2026).(IDN Times/Yosafat)

    Untuk memastikan situasi tetap kondusif, Pramono telah menginstruksikan jajaran Satpol PP agar berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk menjaga keamanan.

    "Tentu saya sudah memerintahkan kepada Kepala Satpol PP untuk berkoordinasi juga dengan kepolisian supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," kata dia.

  3. 3. Pemprov DKI akan lebih mengedepankan pendekatan humanis

    Massa Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) gelar demo di depan Gedung Plaza UOB, Jakarta Pusat, Senin (18/8/2026). (IDN
    Massa Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) gelar demo di depan Gedung Plaza UOB, Jakarta Pusat, Senin (18/8/2026). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

    Pramono menyampaikan, Pemprov DKI akan lebih mengedepankan pendekatan humanis dalam menangani berbagai aksi unjuk rasa.

    Selain itu, ia juga menyebut sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) di Jakarta turut memfasilitasi dan membantu mengarahkan agar masyarakat Pati tidak bermalam di depan gedung DPR dan MPR.

    "Beberapa ormas di Jakarta memfasilitasi, bahkan mereka mengarahkan untuk jangan kemudian bermalam di depan gedung DPR MPR dan akhirnya difasilitasi kalau memang semalam misalnya sampai bermalam di Jakarta," ujarnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More