Jakarta, IDN Times - Komisi I DPR RI menyetujui pemberian hibah kapal induk dari pemerintah Italia, bernama Italian Ship Giuseppe Garibaldi senilai 54.022.426,67 Euro, kepada Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI.
Keputusan itu diambil dalam rapat kerja bersama pemerintah yang turut dihadiri Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI Donny Ermawan Taufanto bersama Kementerian Keuangan. Rapat tersebut dipimpin Ketua Komisi I DPR RI Fraksi PDIP Utut Adianto.
"Komisi I DPR RI menyetujui hibah satu unit kapal induk Italian Ship Giuseppe Garibaldi senilai 54.022.426,67 sen euro dari pemerintah Republik Italia kepada Kementerian Pertahanan RI sebagaimana surat Menhan RI kepada Ketua DPR RI nomor B/1845/m/VII/2026 tanggal 7 Juli 2026," kata Utut di Gedung DPR RI, Senin (20/7/2026).
Dirjen Kuathan Kemhan Marsda, Hendrikus Haris Haryanto mengatakan, kapal induk tersebut akan bersandar di laut Indonesia pada 20 September 2026. Adapun, saat ini proses penerimaan kapal induk tersebut telah mencapai 76 persen.
Menurutnya, berdasarkan aspek kapasitas aviasi Indonesia, kapal induk tersebut bisa dipakai untuk helikopter maupun pesawat yang mempunyai kemampuan short take-off maupun vertical landing, dengan kapasitas crew sebesar 550 personel.
"Kapal ini mempunyai peran, multiperan sebagai kapal kudar, kemudian sebagai power projection untuk berbagai misi-misi perang," kata dia dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI, di Jakarta, hari ini.
Selain itu, dia mengatakan, penerimaan hibah ini sekaligus untuk mendukung komitmen efisiensi bagi negara, karena dapat mempersingkat waktu pengadaan, tidak membebani APBN pengadaan, serta memperkuat pertahanan maritim maupun berbagai operasi kemanusiaan.
"Nilai tambah lain bagi negara secara strategis bahwa peningkatan kehadiran negara di wilayah laut rawan penyelundupan, perompakan, pencurian kekayaan alam, maupun penyusupan oleh kapal asing, melaksanakan operasi kemanusiaan, kemudian meningkatkan kemampuan TNI AL dalam pelaksanaan tugas di wilayah laut NKRI," kata dia dalam rapat.
