Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kapal Ponton Tenggelam di Teluk San Francisco, 1 Tewas dan 2 Hilang

Kapal Ponton Tenggelam di Teluk San Francisco, 1 Tewas dan 2 Hilang
ilustrasi kapal tenggelam (unsplash.com/Jason Mavrommatis)
Intinya Sih
  • Sebuah kapal ponton rekreasi yang membawa 19 orang terbalik di Teluk San Francisco dekat Pulau Alcatraz, menewaskan satu orang dan membuat dua lainnya hilang.
  • Tim gabungan dari pemadam kebakaran, kepolisian, dan Penjaga Pantai AS mengerahkan helikopter, penyelam, serta 11 kapal untuk operasi pencarian intensif di tengah arus kuat.
  • Sebanyak 16 penumpang berhasil diselamatkan, tiga dirawat di rumah sakit, sementara satu korban dan seekor anjing peliharaan meninggal; penyelidikan penyebab insiden segera dilakukan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Sebuah kapal ponton rekreasi yang mengangkut 19 orang penumpang dilaporkan terbalik dan tenggelam di perairan Teluk San Francisco, Amerika Serikat, pada Selasa (14/7/2026). Insiden tragis tersebut terjadi di dekat Pulau Alcatraz.

Tim penyelamat gabungan segera dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi darurat setelah menerima panggilan bantuan. Otoritas setempat juga membatasi lalu lintas maritim di sekitar area guna mempermudah proses pencarian korban yang masih hilang.

1. Kronologi terbaliknya kapal ponton rekreasi

ilustrasi kapal penumpang (unsplash.com/_dorian_)
ilustrasi kapal penumpang (unsplash.com/_dorian_)

Kapal ponton tiga dek tersebut diketahui terbalik tidak lama setelah bertolak dari kawasan dekat Klub Yacht St. Francis. Saat petugas penyelamat pertama tiba di lokasi kejadian, sebagian besar badan kapal sudah tenggelam di bawah permukaan air.

"Itu adalah kapal yang terbalik dan sebagian besar berada di bawah air," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran San Francisco, Dean Crispen.

Insiden ini awalnya dilaporkan oleh saksi mata sebagai peristiwa kebakaran di tengah teluk. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, petugas lapangan tidak menemukan adanya bukti fisik kebakaran pada badan kapal maupun korban selamat.

"Untuk memperjelas, tidak ada laporan mengenai kebakaran seperti yang dikatakan oleh kepala dinas sebelumnya," ujar Wali Kota San Francisco, Daniel Lurie, dilansir dari CBS News.

2. Operasi pencarian intensif oleh tim gabungan

Ilustrasi kapal tenggelam. (ANTARA FOTO/M N Kanwa)
Ilustrasi kapal tenggelam. (ANTARA FOTO/M N Kanwa)

Tim penyelamat menggelar operasi pencarian aktif dengan mengerahkan armada helikopter, tim penyelam khusus, serta 11 unit kapal penyelamat. Petugas memfokuskan penyisiran secara komprehensif untuk memaksimalkan peluang keselamatan para korban.

"Saat ini kami berada dalam mode penyelamatan penuh," tegas Dean Crispen.

Operasi darurat ini melibatkan koordinasi ketat antara dinas pemadam kebakaran, Kepolisian Oakland, serta Penjaga Pantai Amerika Serikat (USCG). Fokus penyisiran sempat digeser ke arah timur akibat pengaruh pergerakan arus pasang laut dan embusan angin kencang di teluk.

"Kami akan terus melanjutkan pencarian selama beberapa jam untuk memastikan kami menemukan kedua orang yang hilang ini jika memungkinkan," tambah Dean Crispen, dilansir dari The Guardian.

3. Penanganan korban selamat

Ilustrasi insiden kapal laut. (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi insiden kapal laut. (IDN Times/Arief Rahmat)

Sebanyak 16 orang penumpang berhasil dievakuasi dari perairan dingin tersebut, dengan tiga di antaranya harus dilarikan ke rumah sakit akibat cedera fisik. Sementara itu, satu korban dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan tindakan medis darurat.

"Pikiran saya bersama keluarga orang tersebut, dan saya mengharapkan pemulihan yang cepat bagi semua orang yang terdampak," kata Daniel Lurie, dilansir dari The Independent.

Selain jatuhnya korban manusia, seekor anjing peliharaan yang berada di atas kapal juga dikonfirmasi mati dalam insiden ini. Penjaga Pantai AS kini telah mendirikan posko darurat di darat untuk mempercepat penanganan medis dan triase bagi korban selamat.

Pihak berwenang memastikan bahwa penyelidikan mendalam mengenai penyebab terbaliknya kapal akan segera dilakukan setelah seluruh proses evakuasi selesai.

"Prioritas utama Penjaga Pantai adalah keselamatan semua orang yang terlibat," pungkas Juru Bicara Penjaga Pantai Amerika Serikat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More