Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dukcapil: Kelahiran Tertinggi Ada di Jabar, Kematian Tertinggi Jatim
ilustrasi akta kelahiran (IDN Times/Ita)
  • Ditjen Dukcapil mencatat Jawa Barat sebagai provinsi dengan kelahiran tertinggi 2026, disusul Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, dan Sulawesi Selatan.
  • Angka kematian tertinggi 2026 berada di Jawa Timur, diikuti Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatra Barat, dan DKI Jakarta; Jember menjadi kabupaten/kota tertinggi.
  • Penduduk Indonesia per 30 Juni 2026 mencapai 290.125.073 jiwa, naik sekitar 1,8 juta; laki-laki mendominasi dan 55,73 persen penduduk tinggal di Pulau Jawa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Ditjen Dukcapil Kemendagri merilis data kependudukan semester I 2026, termasuk Jawa Barat sebagai provinsi dengan kelahiran tertinggi dan Jawa Timur dengan kematian tertinggi.
  • Who?
    Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi menyampaikan data tersebut; Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian turut memaparkan sebaran penduduk Indonesia.
  • Where?
    Data dirilis dalam Rakornas Dukcapil dan Rilis Data Kependudukan di Hotel Bidakara, Jakarta.
  • When?
    Pengumuman disampaikan pada Senin, 3 Agustus 2026. Data jumlah penduduk tercatat per 30 Juni 2026 atau semester I 2026.
  • Why?
    Rilis dilakukan untuk memaparkan data kependudukan, kelahiran, kematian, serta persebaran penduduk Indonesia pada semester I 2026.
  • How?
    Dukcapil mencatat Jawa Barat sebagai kelahiran tertinggi dan Jawa Timur sebagai kematian tertinggi. Total penduduk Indonesia mencapai 290.125.073 jiwa, meningkat sekitar 1,8 juta dari semester II 2025.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Jawa Barat punya bayi lahir paling banyak pada 2026. Jawa Timur punya orang meninggal paling banyak. Pak Teguh dari Dukcapil bilang Indonesia sekarang punya lebih dari 290 juta orang. Jumlahnya naik sekitar 1,8 juta orang. Orang laki-laki masih lebih banyak daripada perempuan. Banyak sekali orang tinggal di Pulau Jawa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rilis data Dukcapil menghadirkan gambaran kependudukan yang terukur hingga tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Peningkatan sekitar 1,8 juta penduduk serta pencatatan kelahiran dan kematian di berbagai wilayah menunjukkan tersedianya informasi demografis yang rinci, sementara komposisi penduduk antarpulau turut memperlihatkan keragaman sebaran masyarakat Indonesia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Dukcapil Kemendagri) mengungkapkan, provinsi dengan kelahiran tertinggi sepanjang tahun 2026 adalah Jawa Barat (Jabar), sedangkan angka kematian tertinggi ditempati Jawa Timur (Jatim).

Hal tersebut disampaikan, Direktur Jenderal (Dirjen) Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi, dalam acara Rakornas Dukcapil dan Rilis Data Kependudukan di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (3/8/2026).

1. Lima provinsi dan kabupaten/kota dengan kelahiran tertinggi

Direktur Jenderal Kependudukan Catatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kemendagri, Teguh Setyabudi/dok Disdukcapil Kalbar

Teguh mengatakan, terdapat lima provinsi dan kabupaten/kota dengan jumlah kelahiran tertinggi sepanjang tahun 2026.

"Ini lima provinsi dan kabupaten/kota dengan angka kelahiran tertinggi. Ada di Jawa Barat, ada Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, Sulawesi Selatan. Sedangkan kotanya atau kabupaten/kotanya adalah Kabupaten Bogor, Kabupaten Bandung, kemudian Surabaya, Kabupaten Bekasi, dan juga Tangerang," kata dia.

2. Lima provinsi dan kabupaten/kota dengan kematian tertinggi

ilustrasi kuburan (pexels.com/Marcin Manka)

Mantan Pj Gubernur DKI jakarta ini juga memaparkan lima provinsi dan kabupaten/kota dengan angka kematian tertinggi sepanjang 2026.

"Untuk yang akta kematian, ini adalah Jawa Timur untuk tertinggi, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatra Barat, DKI. Dan untuk akta kematian, kabupaten/kota adalah Jember, Kabupaten Bogor, kemudian Kabupaten Malang, Kota Surabaya, dan Jakarta Timur," kata Teguh.

3. Total penduduk Indonesia capai lebih dari 290 juta

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian saat menghadiri Rakornas Dukcapil di Hotel Bidakara, Jakarta (3/8/2026) (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Dalam kesempatan itu, Teguh juga merilis jumlah keseluruhan penduduk Indonesia pada semester I 2026. Ia mengatakan, total penduduk di Indonesia mencapai lebih dari 290 juta.

"Per 30 Juni 2026 atau per semester I 2026 jumlah penduduk Indonesia sudah 290.125.073 jiwa," kata dia.

Teguh menjelaskan, jumlah penduduk tersebut mengalami peningkatan sekitar 1,8 juta jika dibandingkan data Semester II 2025.

Sementara dari kategori jenis kelamin, penduduk laki-laki masih mendominasi ketimbang perempuan. Jumlah penduduk laki-laki pada semester I 2026 adalah 146.402.289 jiwa (50,48 persen) dan perempuan 143.722.784 (49, 54 persen).

"Mengalami peningkatan kurang lebih 1,8 juta dibandingkan dengan semester II tahun 2025. Masih seperti yang lalu, jumlah laki-laki lebih banyak daripada perempuan. Laki-laki jumlahnya dua juta lebih banyak ketimbang perempuan," ujar dia.

Sementara dalam paparan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, dijelaskan bahwa persentase jumlah penduduk di Pulau Jawa capai 55,73 persen.

Kemudian secara berturut-turut diikuti oleh Pulau Sumatra 21,92 persen, Pulau Sulawesi 7,36 persen, Pulau Kalimantan 6,22 persen, Bali dan Nusa Tenggara 5,57 persen, Papua 2,02 persen, dan Maluku 1,18 persen.

Adapun provinsi dengan jumlah penduduk terbesar hingga terkecil sebagai berikut:

Provinsi dengan jumlah penduduk terbesar:

1. Jawa Barat 52.592.678 jiwa

2. Jawa Timur 42.404.003 jiwa

3. Jawa Tengah 38.748.326 jiwa

Provinsi dengan jumlah penduduk terkecil:

1. Papua Barat 597.084 jiwa

2. Papua Selatan 600.476 jiwa

3. Papua Barat Daya 638.647 jiwa

Curated For You

Editorial Team

Related Article