Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian saat menghadiri Rakornas Dukcapil di Hotel Bidakara, Jakarta (3/8/2026) (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Dalam kesempatan itu, Teguh juga merilis jumlah keseluruhan penduduk Indonesia pada semester I 2026. Ia mengatakan, total penduduk di Indonesia mencapai lebih dari 290 juta.
"Per 30 Juni 2026 atau per semester I 2026 jumlah penduduk Indonesia sudah 290.125.073 jiwa," kata dia.
Teguh menjelaskan, jumlah penduduk tersebut mengalami peningkatan sekitar 1,8 juta jika dibandingkan data Semester II 2025.
Sementara dari kategori jenis kelamin, penduduk laki-laki masih mendominasi ketimbang perempuan. Jumlah penduduk laki-laki pada semester I 2026 adalah 146.402.289 jiwa (50,48 persen) dan perempuan 143.722.784 (49, 54 persen).
"Mengalami peningkatan kurang lebih 1,8 juta dibandingkan dengan semester II tahun 2025. Masih seperti yang lalu, jumlah laki-laki lebih banyak daripada perempuan. Laki-laki jumlahnya dua juta lebih banyak ketimbang perempuan," ujar dia.
Sementara dalam paparan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, dijelaskan bahwa persentase jumlah penduduk di Pulau Jawa capai 55,73 persen.
Kemudian secara berturut-turut diikuti oleh Pulau Sumatra 21,92 persen, Pulau Sulawesi 7,36 persen, Pulau Kalimantan 6,22 persen, Bali dan Nusa Tenggara 5,57 persen, Papua 2,02 persen, dan Maluku 1,18 persen.
Adapun provinsi dengan jumlah penduduk terbesar hingga terkecil sebagai berikut:
Provinsi dengan jumlah penduduk terbesar:
1. Jawa Barat 52.592.678 jiwa
2. Jawa Timur 42.404.003 jiwa
3. Jawa Tengah 38.748.326 jiwa
Provinsi dengan jumlah penduduk terkecil:
1. Papua Barat 597.084 jiwa
2. Papua Selatan 600.476 jiwa
3. Papua Barat Daya 638.647 jiwa