Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Eks KSAD Subagyo Hadi Wafat, Istana Sampaikan Duka Cita
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi (IDN Times/Ilman Nafi'an)
  • Subagyo Hadi Siswoyo wafat di Yogyakarta pada 19 Oktober 2026, dan pemerintah menyampaikan belasungkawa atas kepergian mantan KSAD tersebut.

  • Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan duka atas nama Presiden Prabowo Subianto serta mengenang pengabdian Subagyo di lingkungan TNI.

  • Subagyo memiliki perjalanan panjang di TNI, pernah menjadi KSAD pada tiga era kepresidenan, dan menerima penghargaan negara atas pengabdiannya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
12 Juni 1946

Subagyo Hadi Siswoyo lahir di Piyungan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

1970

Subagyo lulus dari Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) Magelang.

1994–1995

Subagyo menjabat Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus).

Februari 1998 hingga November 1999

Subagyo menjabat Kepala Staf TNI Angkatan Darat.

19 Januari 2015

Presiden Joko “Jokowi” Widodo melantik Subagyo sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

2019

Masa tugas Subagyo sebagai anggota Wantimpres berakhir bersama berakhirnya masa pemerintahan Jokowi.

(25/8/2025)

Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia Utama kepada Subagyo.

Senin (19/10/2026)

Subagyo Hadi Siswoyo meninggal dunia di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta, pukul 16.20 WIB.

Selasa (20/10/2026)

Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan belasungkawa atas nama Presiden Prabowo Subianto dan Pemerintah Republik Indonesia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Jenderal TNI (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo, mantan KSAD, meninggal dunia.
  • Who?
    Subagyo Hadi Siswoyo dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang menyampaikan belasungkawa atas nama Presiden Prabowo Subianto dan pemerintah.
  • Where?
    Subagyo meninggal dunia di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta.
  • When?
    Senin, 19 Oktober 2026, pukul 16.20 WIB.
  • Why?
    Pemerintah menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Subagyo serta menghormati jasa dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara.
  • How?
    Prasetyo menyampaikan duka cita melalui keterangan resmi dan mendoakan almarhum serta keluarga yang ditinggalkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Subagyo Hadi Siswoyo meninggal di rumah sakit di Yogyakarta. Ia adalah mantan pemimpin TNI Angkatan Darat. Menteri Prasetyo Hadi menyampaikan duka dari Presiden Prabowo dan pemerintah. Subagyo pernah bekerja lama sebagai tentara dan mendapat penghargaan. Keluarganya didoakan agar kuat menghadapi kehilangan ini.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pengabdian Subagyo Hadi Siswoyo mendapat penghormatan dari pemerintah melalui penyampaian belasungkawa dan pengakuan atas jasa, loyalitas, serta keteladanannya. Perjalanan kariernya di TNI dan kontribusinya dalam pemerintahan juga tercatat, termasuk penghargaan negara yang diterimanya atas pengabdian kepada bangsa.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo, meninggal dunia di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta, pada Senin (19/10/2026) pukul 16.20 WIB. Pemerintah menyampaikan belasungkawa atas kepergian salah satu tokoh militer senior Indonesia tersebut.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menyampaikan duka cita atas nama Presiden Prabowo Subianto dan Pemerintah Republik Indonesia. Ia juga mengenang pengabdian Subagyo selama berkarier di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

“Mewakili Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, dan Pemerintah Republik Indonesia, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Jenderal TNI (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo,” ujar Prasetyo dalam keterangannya, Selasa (20/10/2026).

1. Doa untuk almarhum

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi. (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Prasetyo mendoakan almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Prasetyo juga mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kekuatan dalam menghadapi kehilangan tersebut.

“Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi kehilangan ini,” ucap dia.

2. Pemerintah hormati jasa almarhum

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Prasetyo menilai perjalanan pengabdian Subagyo menjadi bagian dari sejarah TNI dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pemerintah juga menghormati jasa serta keteladanan almarhum selama mengabdi kepada bangsa dan negara.

“Pemerintah menghormati jasa, pengabdian, dan keteladanan almarhum yang telah memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara. Semoga nilai-nilai pengabdian, loyalitas, dan semangat patriotisme yang diwariskan almarhum dapat terus menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam melanjutkan perjuangan membangun Indonesia,” kata dia.

Prasetyo turut menyampaikan penghargaan atas dedikasi Subagyo selama menjalani tugas sebagai prajurit TNI hingga mencapai jabatan tertinggi di lingkungan TNI Angkatan Darat.

“Selamat jalan, Jenderal. Terima kasih atas pengabdian dan dharma baktimu kepada bangsa dan negara. Innalillahi wa Innailaihi Rojiun," ujar dia.

3. Profil Subagyo Hadi Siswoyo

Ilustrasi Duka Cita (IDN Times/Arief Rahmat)

Subagyo Hadi Siswoyo, yang dikenal dengan nama Subagyo HS, lahir di Piyungan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 12 Juni 1946. Ia menempuh pendidikan militer di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) Magelang dan lulus pada 1970.

Setelah menyelesaikan pendidikan militer, Subagyo memulai perjalanan kariernya sebagai perwira TNI Angkatan Darat. Ia kemudian bertugas di lingkungan pasukan khusus, yang menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan karier militernya hingga mencapai posisi strategis di tubuh TNI AD.

Pada 1994–1995, Subagyo dipercaya menjabat Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus). Saat memimpin satuan tersebut, ia pernah menjadi atasan Prabowo Subianto yang kala itu menjabat Wakil Danjen Kopassus. Setelah Subagyo meninggalkan jabatan tersebut, Prabowo meneruskan kepemimpinan di Kopassus.

Karier Subagyo berlanjut dengan menduduki sejumlah jabatan penting di lingkungan TNI AD. Ia pernah menjabat Panglima Komando Daerah Militer IV/Diponegoro dan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) sebelum dipercaya memimpin TNI Angkatan Darat.

Subagyo menjabat KSAD pada Februari 1998 hingga November 1999. Masa kepemimpinannya berlangsung dalam periode peralihan pemerintahan dari Presiden Soeharto ke Presiden B.J. Habibie, kemudian berlanjut pada awal pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Pengalaman tersebut menjadikan Subagyo sebagai satu-satunya KSAD yang pernah menjalankan jabatan itu pada tiga era kepresidenan berbeda, yakni Soeharto, B.J. Habibie, dan Abdurrahman Wahid.

Setelah pensiun dari dinas militer, Subagyo tetap berkontribusi dalam pemerintahan. Pada 19 Januari 2015, Presiden Joko “Jokowi” Widodo melantiknya sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Ia menjalankan tugas tersebut hingga berakhirnya masa pemerintahan Jokowi pada 2019.

Pengabdian Subagyo turut mendapat pengakuan negara. Pada (25/8/2025), Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia Utama kepada dirinya sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengabdiannya kepada bangsa.

.

Curated For You

Editorial Team

Related Article