Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Eros Djarot Soroti Perubahan Prabowo: Dulu Tak Begini
Budayawan Eros Djarot dalam Real Talk with Uni Lubis. (IDN Times/Fauzan)
  • Eros Djarot menilai Prabowo Subianto saat ini berbeda dengan sosok yang ia kenal sebelumnya.
  • Ia mempertanyakan informasi serta kapasitas orang-orang yang berada di sekitar Presiden Prabowo.
  • Eros menyampaikan kritik terhadap jalannya pemerintahan dan mengaku kecewa dengan kondisi yang dilihatnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, kritik Eros lebih menyoroti siapa?
Vote Now
Rabu (2/9/2026)

Eros mengatakan Prabowo yang dulu dikenalnya merupakan sosok yang memiliki pengetahuan luas dan mampu menyusun pemikiran secara terstruktur.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, kritik Eros lebih menyoroti siapa?
Vote Now
  • What?
    Eros Djarot menilai Prabowo Subianto berubah dalam menjalankan pemerintahan dan mengambil keputusan.
  • Who?
    Eros Djarot, Presiden Prabowo Subianto, serta orang-orang di sekitar Presiden.
  • Where?
    Dalam program Real Talk with Uni Lubis di IDN Times.
  • When?
    Rabu (2/9/2026).
  • Why?
    Eros menduga orang-orang di sekitar Prabowo memiliki pengaruh dan mempertanyakan informasi yang diterima Presiden.
  • How?
    Eros menyampaikan pandangannya dengan membandingkan Prabowo saat ini dengan sosok yang ia kenal dulu serta lingkaran Soeharto.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, kritik Eros lebih menyoroti siapa?
Vote Now

Eros bilang Pak Prabowo yang dulu ia kenal pintar dan bicaranya tertata. Sekarang Eros melihat cara beliau memimpin berbeda. Eros juga bingung dengan orang-orang di dekat Pak Prabowo karena ia merasa mereka harus memberi informasi yang benar. Eros menyampaikan ini di Real Talk with Uni Lubis dan merasa kecewa.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, kritik Eros lebih menyoroti siapa?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Budayawan Eros Djarot menilai Presiden Prabowo Subianto yang dikenalnya saat ini berbeda dengan sosok yang ia kenal sebelumnya. Eros menyebut Prabowo dahulu merupakan figur yang memiliki pengetahuan luas dan mampu menyusun pemikiran secara terstruktur.

Menurut Eros, perubahan tersebut terlihat dari cara Prabowo menjalankan pemerintahan setelah menjadi presiden. Ia bahkan mempertanyakan pengaruh orang-orang di sekitar Prabowo yang dinilai turut menentukan arah kebijakan dan keputusan pemerintah.

Eros mengibaratkan kondisi tersebut seperti layangan yang mudah diombang-ambingkan. Ia berharap Prabowo kembali menunjukkan kapasitas dan karakter yang menurutnya pernah ia lihat sebelum Prabowo menjadi presiden.

Hal itu disampaikan Eros dalam program Real Talk with Uni Lubis di IDN Times pada Rabu (2/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan sejumlah kritik dan pesan langsung kepada Prabowo terkait cara menjalankan kekuasaan.

1. Eros sebut Prabowo yang dulu berbeda

Presiden Prabowo Subianto tiba di Rusia, Rabu (2/9/2026) (dok. Sekretariat Presiden)

Eros mengatakan dirinya mengenal Prabowo sebelum mantan Danjen Kopassus itu menjadi presiden. Karena itu, ia memiliki gambaran mengenai karakter Prabowo yang dulu ia kenal.

“Prabowo yang saya kenal dulu itu knowledgeable, dia itu orang yang tahu, orang yang terstruktur,” kata Eros.

Namun, Eros mengaku melihat sesuatu yang berbeda dari Prabowo sekarang. Ia mempertanyakan apakah perubahan tersebut benar-benar berasal dari Prabowo atau justru dipengaruhi oleh orang-orang yang berada di lingkaran kekuasaan. “Sekarang kok saya lihat beda,” ujar Eros.

Menurut Eros, persoalan orang-orang di sekitar presiden bukan perkara sepele. Ia menyinggung bagaimana lingkungan kekuasaan dapat memengaruhi seorang pemimpin, termasuk dalam menentukan kebijakan maupun cara melihat persoalan negara.

Eros kemudian membandingkannya dengan pola yang pernah ia lihat pada masa pemerintahan Presiden Soeharto. Menurut dia, ketika membicarakan kekuasaan, perhatian tidak cukup diarahkan kepada presiden sebagai figur utama, tetapi juga kepada siapa saja yang berada di belakang dan memengaruhi keputusan presiden.

Dalam konteks Prabowo, Eros mempertanyakan siapa sebenarnya orang-orang yang kini berada di sekeliling presiden dan bagaimana pengaruh mereka terhadap pemerintahan.

Ia menggambarkan kondisi tersebut dengan mengatakan Prabowo seperti layangan.

“Kayak layangan,” kata Eros. “Diombang-ambing.”

Bagi Eros, seorang presiden seharusnya memiliki kendali terhadap arah pemerintahan. Orang-orang di sekelilingnya semestinya memberikan pertimbangan yang membantu presiden mengambil keputusan, bukan membuatnya kehilangan arah.

2. Eros minta Prabowo setop bergemoy-ria

Erick Thohir ikut meramaikan joget gemoy Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto dalam acara Komunitas Ojol Penggemar Erick Thohir (OjolET). (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Eros kemudian menyampaikan pesan yang lebih langsung kepada Prabowo. Ia meminta presiden berhenti menampilkan gaya yang menurutnya tidak sesuai dengan kapasitas dan posisi seorang kepala negara.

“Berhentilah bergemoy-ria itu!” kata Eros.

Menurut Eros, Prabowo tidak perlu membangun atau mengikuti gaya tertentu untuk mendapatkan penerimaan publik. Ia justru meminta Prabowo kembali kepada dirinya sendiri dan menunjukkan kualitas yang selama ini ia ketahui.

Eros bahkan mengingatkan Prabowo pada sosok ayahnya, ekonom dan politikus Soemitro Djojohadikusumo. Ia berharap Prabowo dapat kembali menunjukkan karakter dan kapasitas intelektual yang menurutnya melekat pada sosok yang dulu ia kenal.

“Jadilah anak Soemitro Djojohadikusumo,” ujar Eros.

Pesan tersebut disampaikan Eros karena ia menilai Prabowo sebenarnya memiliki bekal pengetahuan dan pengalaman untuk memimpin. Karena itu, ia mempertanyakan apabila presiden justru terlalu mengikuti pengaruh dari lingkungan politik di sekitarnya.

3. Soroti keinginan Prabowo kuasai DPR

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya saat Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Eros juga menyinggung posisi DPR dalam pemerintahan. Ia mengkritik kecenderungan untuk membangun kekuatan politik yang terlalu dominan di parlemen.

Menurut Eros, kekuatan pemerintah di DPR tidak semestinya digunakan sekadar untuk mempermudah pengambilan keputusan politik. Demokrasi, kata dia, membutuhkan mekanisme pengawasan dan keseimbangan antarlembaga.

Ia pun mempertanyakan apakah penguasaan terhadap parlemen akan membuat pemerintahan berjalan lebih baik atau justru membuat kontrol terhadap kekuasaan semakin lemah.

Eros menilai hubungan antara pemerintah dan DPR seharusnya tetap berada dalam kerangka checks and balances. Menurut dia, presiden tidak semestinya melihat DPR semata-mata sebagai instrumen untuk memperkuat kekuasaan eksekutif.

Ia mengingatkan, sistem demokrasi membutuhkan kontrol dan keseimbangan antarlembaga negara. Karena itu, dominasi politik terhadap DPR dinilai dapat mengurangi fungsi pengawasan parlemen terhadap pemerintah.

Dalam konteks tersebut, Eros kembali mempertanyakan cara Prabowo menggunakan kekuasaan. Ia berharap presiden tidak kehilangan arah dan tidak membiarkan dirinya terlalu dipengaruhi kepentingan politik di sekelilingnya.

Selain itu, Eros menyoroti penunjukan seorang entertainer sebagai utusan khusus pemerintah. Ia mempertanyakan pertimbangan di balik keputusan tersebut dan menilai posisi strategis negara semestinya diberikan kepada sosok yang memiliki kapasitas sesuai bidangnya.

Bagi Eros, berbagai hal tersebut menjadi bagian dari perubahan yang ia lihat pada Prabowo. Ia berharap presiden kembali menunjukkan sosok yang dulu dikenalnya: memiliki pengetahuan, terstruktur, dan mampu menentukan arah pemerintahan dengan pertimbangan yang matang.

Pilih fokus kritik Eros Djarot

Menurutmu, kritik Eros lebih menyoroti siapa?

See More
Prabowo Subianto
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Orang-orang di sekitar Prabowo

Curated For You

Editorial Team

Related Article