Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pramono Ungkap 457 Insiden Kebakaran Selama 2 Bulan, 2 Wilayah Kekeringan

Pramono Ungkap 457 Insiden Kebakaran Selama 2 Bulan, 2 Wilayah Kekeringan
Kebakaran di Tambora melalap 20 rumah warga di lingkungan padat penduduk. (dok. Damkar DKI Jakarta)
  • Gubernur DKI Pramono Anung mencatat 457 kebakaran terjadi di Jakarta pada Juli–Agustus 2026, dengan sekitar 240 insiden berlangsung sepanjang Agustus.

  • Kecamatan Tambora di Jakarta Barat dan Cakung di Jakarta Timur menjadi wilayah dengan potensi kebakaran tertinggi menurut peta yang disampaikan Pramono.

  • Menghadapi El Nino hingga Januari 2027, Pemprov DKI menyiapkan 29 tangki air; Kelurahan Kalibaru dan Semper telah mengalami kekeringan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan potensi kebakaran di Jakarta masih tinggi, di tengah ancaman fenomena El Nino yang diprediksi berlangsung hingga Januari 2027.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, tercatat sebanyak 457 kejadian kebakaran di Jakarta selama periode Juli hingga Agustus 2026.

"Dari total tersebut, sekitar 240 kejadian kebakaran terjadi sepanjang Agustus 2026," kata Pramono di Monas, Rabu (2/9/2026)

  1. 1. Tambora dan Cakung jadi sorotan

    Sebanyak 22 unit kontrakan di Cipete Utara, kebakaran pada Minggu (29/8/2021). (Dok. Humas Damkar DKI Jakarta)
    Sebanyak 22 unit kontrakan di Cipete Utara, kebakaran pada Minggu (29/8/2021). (Dok. Humas Damkar DKI Jakarta)

    Pramono menyebut, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, dan Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, menjadi dua wilayah yang memiliki potensi kebakaran paling tinggi.

    "Di Barat itu ada Kecamatan Tambora, di Timur itu ada Cakung, itulah petanya," katanya.

  2. 2. Pemprov DKI siapkan 29 tangki

    Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat pimpin Apel Jaga Jakarta Kesiapsiagaan Musim Kemarau Tahun 2026 di Lapangan Silang Monas Sisi Sela
    Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat pimpin Apel Jaga Jakarta Kesiapsiagaan Musim Kemarau Tahun 2026 di Lapangan Silang Monas Sisi Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (2/9). (Dok. Pemprov DKI)

    Selain mengantisipasi kebakaran, Pemprov DKI Jakarta juga mewaspadai dampak El Nino yang berpotensi menyebabkan kekeringan dan kekurangan air.

    Pramono mengatakan, berdasarkan prediksi BMKG, ancaman El Nino masih berlangsung hingga Januari 2027. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta telah menginstruksikan BPBD untuk melakukan langkah antisipasi terhadap potensi kekeringan.

    "Untuk itu, telah disediakan 29 tangki dari sepuluh instansi lembaga yang berpartisipasi untuk mengatasi persoalan kekurangan air di Jakarta," ucapnya.

  3. 3. Dua kelurahan alami kekeringan

    Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat pimpin Apel Jaga Jakarta Kesiapsiagaan Musim Kemarau Tahun 2026 di Lapangan Silang Monas Sisi Sela
    Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat pimpin Apel Jaga Jakarta Kesiapsiagaan Musim Kemarau Tahun 2026 di Lapangan Silang Monas Sisi Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (2/9). (Dok. Pemprov DKI)

    Pramono mengungkapkan, saat ini terdapat dua wilayah yang sudah mengalami kekeringan, yakni Kelurahan Kalibaru dan Semper.

    "Sehingga dengan demikian Saudara-saudara sekalian, itulah yang kita lakukan dalam rangka mengantisipasi kekurangan air maupun kebakaran," ujarnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More