Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Festival Lembah Baliem Ditembaki OTK, Dua Pengunjung Terluka
Aparat keamanan mengungsikan warga yang sedang berada di lokasi Festival Budaya Lembah Baliem usai aksi penembakan yang dilakukan KKB di Walesi, Kabupaten Jayawijaya. (ANTARA FOTO/Humas Polda)
  • Penembakan oleh OTK terjadi di pintu masuk Festival Budaya Lembah Baliem, Jayawijaya, pada 8 Agustus 2026; dua pengunjung, Laode Muhammad Kojo dan Salbiah, terluka.
  • Kedua korban dirawat di RSUD Wamena, sementara aparat TNI-Polri menyisir lokasi, mengejar pelaku, memeriksa saksi, dan mengumpulkan informasi; identitas serta motif pelaku belum diketahui.
  • Seluruh rangkaian festival dihentikan sementara dan wisatawan asing dievakuasi ke Kantor Bupati Jayawijaya dalam kondisi aman; sebelumnya pemerintah menjanjikan bantuan bagi sanggar seni dan UMKM.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di Festival Lembah Baliem di Jayawijaya, ada orang tidak dikenal menembak. Laode Muhammad Kojo dan Salbiah terluka lalu dibawa ke rumah sakit Wamena. Festival dihentikan dulu. Turis asing dibawa ke kantor bupati supaya aman. Polisi dan tentara masih mencari pelaku. Pelaku dan alasannya belum diketahui.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Festival Budaya Baliem (FBLB) di Kabupaten Jayawijaya, yang digelar pada Sabtu, 8 Agustus 2026 penembakan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) sekitar pukul 12.45 WIT. Dua pengunjung terluka akibat penembakan tersebut. Kedua korban diketahui bernama Laode Muhammad Kojo dan Salbiah.

Kojo terluka di bagian lutut kanan. Sedangkan, Salbiah terluka di bagian paha kanan dan punggung tangan kanan. 

Peristiwa itu terjadi di pintu masuk FBLB ketika dua korban hendak memasuki area festival. Polda Papua mengatakan dua korban sudah dibawa ke RSUD Wamena untuk mendapat perawatan. 

“Saat ini aparat gabungan TNI-Polri masih melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap pelaku. Selain mengejar pelaku, aparat melakukan pengamanan di sekitar lokasi untuk memastikan situasi tetap terkendali,” ungkap Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito pada Minggu, 9 Agustus 2026. 

Ia menambahkan pihaknya telah meminta keterangan seorang saksi. Saat kejadian, saksi tersebut berada di dalam kendaraan bersama kedua korban. Cahyo menyebut pihaknya masih melakukan penyelidikan di lapangan, termasuk meminta keterangan saksi dan mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan kejadian. 

Ia pun meminta masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi. Pihak keamanan, kata Cahyo, akan memastikan situasi kondusif. 

“Kami meminta masyarakat agar tetap tenang, tidak terprovokasi, dan tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Apabila ada masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian ini, segera sampaikan kepada aparat keamanan,” tutur dia. 

1. Festival Budaya Lembah Baliem dihentikan sementara

Ilustrasi peta Papua. (IDN Times/Sukma Shakti)

Sebelum terjadi penembakan oleh OTK, Festival Budaya Lembah Baliem ke-34 dibuka langsung oleh Menteri Koperasi, Ferry Juliantono dan Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa pada Jumat, 7 Agustus 2026 di Kabupaten Wamena. 

Usai terjadi penembakan, seluruh rangkaian kegiatan FBLB dihentikan sementara agar aparat dapat fokus melakukan penanganan dan memastikan keamanan di sekitar lokasi. 

2. Turis asing langsung dievakuasi ke kantor Bupati Jayawijaya

ilustrasi Gunung Jayawijaya, Papua (commons.m.wikimedia.org/Yobel Irnawan)

Penembakan yang terjadi di Festival Budaya Lembah Baliem memicu kepanikan di tengah pengunjung acara. Situasi kemudian menjadi tegang sehingga aparat melakukan evakuasi terhadap seluruh wisatawan asing. 

Para wisatawan asing dievakuasi ke Kantor Bupati Jayawijaya untuk memastikan keamanan mereka. 

“Kondisi wisawatan asing dalam keadaan aman,” ungkap Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito. 

Sementara itu, hingga saat ini, belum diketahui identitas pelaku maupun motif penembakan. 

3. Wamenpar janjikan bantu sanggar seni ketika buka Festival Budaya Lembah Baliem

Wamenpar, Ni Luh Puspa saat meninjau kesiapan destinasi wisata di kawasan Anyer, tepatnya di Pantai Florida, Banten, Jumat (13/3/2026). Dalam kunjungannya ia ingin memastikan tidak ada praktik pungli yang sering menjadi keluhan wisatawan (dok. Kemenpar)

Sementara, ketika membuka festival, Wamen Pariwisata, Ni Luh Puspa membacakan surat cinta dari sanggar tari. Isi surat tersebut berisi harapan dan dukungan dari pemerintah. 

Ni Luh bersama Menteri Koperasi Ferry Juliantono pun menjanjikan akan memberikan bantuan bagi sanggar seni dan pelaku UMKM. 

“Kami bantu sanggar-sanggar yang ada di Jayawijaya. Kami bantu agar bisa tetap mempertahankan tradisi budaya dan kesenian yang kita miliki,” ungkap Ni Luh Puspa pada Sabtu kemarin. 

Wamen yang juga mantan jurnalis itu juga sempat menguraikan harapan festival itu bisa mendongkrak perekonomian masyarakat dan meningkatkan pendapatan pelaku UMKM. Festival Budaya Lembah Baliem semula ditargetkan dihadiri oleh 400 wisatawan baik domestik maupun mancanegara. 

Curated For You

Editorial Team

Related Article