Jakarta, IDN Times - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menilai praktik kekerasan dan impunitas di tubuh Kepolisian RI masih menjadi persoalan serius pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Organisasi itu menyebut reformasi institusi kepolisian belum berjalan optimal, terutama dalam aspek penegakan hak asasi manusia (HAM).
"Dalam pelaksanaan tugas kepolisian, masih sering terjadi pelanggaran terhadap asas proporsionalitas, nesesitas, dan legalitas yang seharusnya menjadi pedoman wajib dalam tindakan kepolisian. Impunitas dalam internal Polri juga mempengaruhi terus berulangnya peristiwa extrajudicial killing," tulis Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, dalam rilis yang terima Rabu (1/7/2026).
