Jakarta, IDN Times - Menghadapi tantangan zaman yang semakin kompetitif, Wakil Ketua MPR RI yang juga Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, mendorong santri tidak hanya memperdalam ilmu agama, tetapi juga membekali diri dengan keterampilan kerja agar mampu bersaing di tengah perkembangan zaman. Penguasaan kompetensi praktis, pembentukan karakter, dan kemandirian dinilai menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk mengambil peran dalam pembangunan bangsa.
Saat menghadiri kegiatan Santri dan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Ibas juga mengajak santri untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, serta mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan dunia kerja yang semakin kompetitif.
Ibas menilai, pendidikan pesantren memiliki posisi penting dalam mencetak generasi muda yang berintegritas. Selain menjadi tempat memperdalam ajaran agama, pesantren juga berperan membentuk akhlak, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut perlu berjalan beriringan dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan masyarakat.
“Jadilah anak-anak pesantren yang terampil, cerdas, dan mandiri,” ujar Ibas dalam keterangannya, dikutip Senin (26/10/2026).
Ibas mengingatkan santri untuk menjalani proses pendidikan dengan kesungguhan. Menurutnya, pencapaian cita-cita memerlukan kerja keras, ketekunan, kedisiplinan, serta doa. Penghormatan kepada orang tua dan guru, termasuk kiai dan nyai yang membimbing di pesantren, juga menjadi bagian penting dalam perjalanan membangun masa depan.
