Peserta UM PTKIN mengikuti ujian di UIN Tulungagung. IDN Times/ Bramanta Pamungkas
Ketua Umum Forum Nasional IKA PTKIN, Idrus Marham, mengatakan hasil Rakernas akan menjadi pedoman organisasi dalam mengawal berbagai program strategis, terutama yang berkaitan dengan kontribusi alumni terhadap pembangunan nasional.
Ia menjelaskan organisasi berkomitmen mengoptimalkan potensi alumni, memperkuat sinergi dengan berbagai elemen keumatan dan kebangsaan, serta mendukung pemerintah mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Menurut Idrus, visi Indonesia Emas 2045 berorientasi pada transformasi sosial, ekonomi, dan tata kelola pemerintahan agar Indonesia menjadi negara maju sekaligus kekuatan ekonomi terbesar kelima di dunia.
Karena itu, Rakernas pertama diharapkan mampu menghasilkan roadmap yang jelas bagi kontribusi alumni PTKIN, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan riset, penguatan kehidupan keagamaan yang inklusif, pengembangan ekonomi syariah dan kewirausahaan umat, hingga peningkatan literasi digital, ketahanan budaya, serta kolaborasi nasional dan internasional.
Idrus menilai penyusunan roadmap tersebut menjadi semakin penting di tengah dinamika geopolitik global yang penuh ketidakpastian.
Menurutnya, tantangan seperti ketimpangan ekonomi, disrupsi budaya, dan polarisasi sosial harus dijawab melalui sinergi seluruh elemen bangsa agar cita-cita Indonesia Emas 2045 dapat tercapai.
Ia juga menegaskan alumni PTKIN memiliki posisi strategis sebagai intelektual religius yang tersebar di berbagai bidang pengabdian dan dapat menjadi motor penggerak transformasi masyarakat.
"Rakernas ini bukan sekadar agenda konsolidasi internal, melainkan panggilan mendesak untuk merapatkan barisan dan menerjemahkan tantangan zaman menjadi aksi nyata," ujar Idrus.