Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
IKA PTKIN Gelar Rakernas Perdana, Susun Roadmap Indonesia Emas 2045
Dok. Forum Nasional Ikatan Keluarga Alumni Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (IKA PTKIN)
  • Forum Nasional IKA PTKIN akan menggelar Rakernas perdana pada 13–15 Juli 2026 di Jakarta untuk menyusun roadmap kontribusi alumni menuju visi Indonesia Emas 2045.
  • Rakernas diikuti perwakilan dari 59 PTKIN, para rektor, dan sekitar 400 guru besar yang berkomitmen memperkuat sinergi akademisi dan alumni dalam pembangunan nasional berbasis nilai keumatan.
  • Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan peran strategis alumni PTKIN sebagai penggerak transformasi sosial dan penjaga moderasi beragama demi mewujudkan Indonesia religius, inklusif, dan bermartabat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Forum Nasional Ikatan Keluarga Alumni Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (IKA PTKIN) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) perdana pada 13 sampai 15 Juli 2026. Forum ini akan menjadi momentum penyusunan peta jalan (roadmap) kontribusi alumni PTKIN dalam mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

Rakernas akan diselenggarakan bersamaan dengan Seminar Nasional bertema "Rekonstruksi Peradaban Islam untuk Membangun Dunia Baru" dalam rangkaian Festival Muharram bertajuk "Islam dan Transformasi Peradaban Dunia".

Kegiatan tersebut merupakan agenda nasional pertama Forum Nasional IKA PTKIN setelah organisasi itu dibentuk pada April 2026. Sebelumnya, jajaran pengurus telah melakukan safari ke berbagai daerah untuk menyerap aspirasi pengurus daerah sekaligus membangun sinergi dengan pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

1. Diikuti rektor PTKIN hingga ratusan guru besar

Konferensi pers pembukaan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Ketua Harian Forum Nasional IKA PTKIN sekaligus Ketua Penyelenggara Rakernas, Ismail Cawidu, mengatakan antusiasme peserta sangat tinggi.

"Insyaallah kegiatan ini akan diikuti perwakilan pengurus IKA dari 59 PTKIN se Indonesia, para Rektor PTKIN dan tidak kurang dari 400 Guru Besar (Professor), dengan berbagai latar belakang, yang tersebar di seluruh PTKIN di tanah air. Alhamdulillah mereka telah mengkonfirmasi kehadirannnya," kata Ismail.

Menurut dia, kehadiran ratusan akademisi dan alumni dari seluruh Indonesia menunjukkan komitmen organisasi dalam memperkuat peran keumatan dan kebangsaan melalui sinergi alumni dan civitas akademika PTKIN.

2. Rakernas susun roadmap Indonesia Emas 2045

Peserta UM PTKIN mengikuti ujian di UIN Tulungagung. IDN Times/ Bramanta Pamungkas

Ketua Umum Forum Nasional IKA PTKIN, Idrus Marham, mengatakan hasil Rakernas akan menjadi pedoman organisasi dalam mengawal berbagai program strategis, terutama yang berkaitan dengan kontribusi alumni terhadap pembangunan nasional.

Ia menjelaskan organisasi berkomitmen mengoptimalkan potensi alumni, memperkuat sinergi dengan berbagai elemen keumatan dan kebangsaan, serta mendukung pemerintah mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Menurut Idrus, visi Indonesia Emas 2045 berorientasi pada transformasi sosial, ekonomi, dan tata kelola pemerintahan agar Indonesia menjadi negara maju sekaligus kekuatan ekonomi terbesar kelima di dunia.

Karena itu, Rakernas pertama diharapkan mampu menghasilkan roadmap yang jelas bagi kontribusi alumni PTKIN, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan riset, penguatan kehidupan keagamaan yang inklusif, pengembangan ekonomi syariah dan kewirausahaan umat, hingga peningkatan literasi digital, ketahanan budaya, serta kolaborasi nasional dan internasional.

Idrus menilai penyusunan roadmap tersebut menjadi semakin penting di tengah dinamika geopolitik global yang penuh ketidakpastian.

Menurutnya, tantangan seperti ketimpangan ekonomi, disrupsi budaya, dan polarisasi sosial harus dijawab melalui sinergi seluruh elemen bangsa agar cita-cita Indonesia Emas 2045 dapat tercapai.

Ia juga menegaskan alumni PTKIN memiliki posisi strategis sebagai intelektual religius yang tersebar di berbagai bidang pengabdian dan dapat menjadi motor penggerak transformasi masyarakat.

"Rakernas ini bukan sekadar agenda konsolidasi internal, melainkan panggilan mendesak untuk merapatkan barisan dan menerjemahkan tantangan zaman menjadi aksi nyata," ujar Idrus.

3. Menteri Agama dorong alumni jadi penggerak transformasi

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar di Jakarta, Senin (15/6/2026). (Dok. Kemenag)

Menteri Agama RI, KH Nasaruddin Umar, yang menjadi Pembina Forum Nasional IKA PTKIN, menyambut baik penyelenggaraan Rakernas tersebut.

Ia berharap organisasi yang dipimpin Idrus Marham mampu menjadikan Rakernas sebagai momentum strategis untuk memperkuat peran agama dalam menjawab tantangan pembangunan nasional.

Menurut Nasaruddin, alumni PTKIN merupakan representasi kualitas pendidikan tinggi Islam negeri sehingga memiliki tanggung jawab besar dalam mendorong lahirnya peradaban Indonesia yang religius, moderat, unggul, dan bermartabat.

"Di sinilah letak strategisnya Forum Nasional IKA PTKIN dalam menyatukan energi alumni agar kokoh dan tangguh dalam mewujudkan visi besar bersama," ujar Nasaruddin Umar.

Ia menambahkan, Forum Nasional IKA PTKIN diharapkan dapat memperkuat moderasi beragama melalui narasi yang sejuk dan inklusif, sekaligus mendukung cita-cita menjadikan Indonesia sebagai episentrum peradaban dunia Islam.

Curated For You

Editorial Team

Related Article