Aset daerah kini tak lagi sekadar tumpukan daftar inventaris dalam catatan administrasi pemerintah. Jakarta punya cara untuk mengubahnya menjadi sumber ekonomi baru. Tanah, bangunan, hingga berbagai ruang milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dijadikan mesin penggerak investasi yang memberi dampak nyata bagi warga.
Arah baru pengelolaan kekayaan daerah itu terpapar gamblang dalam ajang Jakarta Asset Forum & Expo (JAFEX) 2026 di Hotel The St. Regis, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (11/8). Forum bergengsi tersebut menyatukan langkah Pemprov DKI dengan para investor, pelaku usaha, lembaga keuangan, hingga mitra pembangunan. Tujuannya satu: meracik formula skema kerja sama terbaik demi mengoptimalkan potensi aset ibu kota.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan optimalisasi aset merupakan pilar penting dalam memantapkan langkah Jakarta menuju jajaran kota global dunia. Pengelolaan kekayaan daerah, lanjut dia, harus berjalan maksimal agar mampu menciptakan nilai tambah sekaligus manfaat publik yang lebih luas.
"Pemerintah DKI Jakarta membuka Forum JAFEX yang pertama dan ini akan menjadi tradisi. Bagaimanapun, Pemerintah DKI Jakarta sebagai kota global ingin pemanfaatan asetnya bisa berjalan dengan maksimal," tegas Pramono.
