Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Presiden Ketujuh RI, Jokowi dalam sidang ijazah di PN Jakarta Timur. IDN Times/Dini Suciatiningrum)
  • Jokowi menegaskan di persidangan PN Jakarta Timur bahwa foto pada ijazah S1 yang ditunjukkan merupakan foto dirinya, bukan Dumatno Budi Utomo.
  • Jokowi mengaku tidak mengetahui ijazah S1 miliknya dijadikan objek penelitian terdakwa, serta tidak pernah dimintai verifikasi maupun izin untuk penelitian tersebut.
  • Jokowi pernah menolak permintaan rombongan demonstran melihat ijazah asli karena dianggap tidak berwenang, tetapi bersedia menunjukkannya kepada polisi, kejaksaan, atau pengadilan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kamis

Jokowi menegaskan foto pada ijazah S1 yang ditunjukkan di persidangan adalah foto dirinya. Ia juga menyatakan tidak mengetahui ijazahnya dijadikan objek penelitian terdakwa dan tidak pernah memberi izin verifikasi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Joko Widodo menyatakan foto pada ijazah S1 yang diperlihatkan di persidangan adalah foto dirinya, bukan foto Dumatno Budi Utomo.
  • Who?
    Joko Widodo memberikan keterangan sebagai saksi; jaksa mengajukan pertanyaan; terdakwa disebut menjadikan ijazah S1 Jokowi sebagai objek penelitian.
  • Where?
    Keterangan tersebut disampaikan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
  • When?
    Kamis, 5 November 2026.
  • Why?
    Jaksa mengonfirmasi kepemilikan ijazah, identitas pada foto, serta apakah terdakwa pernah meminta izin atau melakukan verifikasi terkait penelitian ijazah tersebut.
  • How?
    Jokowi menjawab pertanyaan jaksa, menyatakan tidak mengetahui penelitian itu dan tidak pernah dimintai izin. Ia mengaku hanya bersedia menunjukkan ijazah asli kepada kepolisian, kejaksaan, atau pengadilan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Jokowi datang ke pengadilan dan bilang foto di ijazahnya adalah foto dirinya. Jaksa bertanya tentang foto itu. Jokowi juga bilang ia tidak tahu ijazahnya diteliti orang lain. Pernah ada orang datang naik bus ke rumahnya dan minta lihat ijazah asli. Jokowi tidak memberi karena mereka bukan petugas. Ia mau menunjukkan ijazah kepada polisi, jaksa, atau pengadilan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Persidangan menampilkan sikap terbuka Jokowi dalam menjelaskan identitas pada ijazahnya sekaligus menegaskan batas yang wajar terkait akses terhadap dokumen pribadi. Kesediaannya menunjukkan ijazah asli kepada kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan mencerminkan penghormatan pada prosedur hukum serta otoritas lembaga yang berwenang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Presiden ke-7 RI, Joko "Jokowi" Widodo, memastikan foto di ijazah yang ditunjukkannya adalah foto dirinya sendiri.

Hal itu disampaikan Jokowi saat menjawab pertanyaan jaksa dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026).

Awalnya, jaksa mengonfirmasi ijazah S1 yang ditunjukkan dalam persidangan merupakan milik Jokowi. Jaksa kemudian menanyakan foto yang tertera dalam ijazah tersebut.

"Baik. Tadi di situ kan ada foto ya, saudara saksi ya. Ada foto. Itu foto saudara saksi atau foto Dumatno Budi Utomo?" tanya jaksa.

"Foto saya, Yang Mulia. Untuk apa dipasang fotonya Dumatno Budi Utomo?" jawab Jokowi.

Jaksa selanjutnya menanyakan apakah Jokowi mengetahui ijazah S1 miliknya dijadikan objek penelitian oleh terdakwa. Jokowi menjawab tidak mengetahui hal tersebut.

"Tidak, Yang Mulia," kata Jokowi.

Jaksa kemudian menggali apakah para terdakwa pernah melakukan verifikasi atau meminta izin kepada Jokowi untuk meneliti ijazahnya.

Jokowi kembali menjawab tidak. Dia kemudian menceritakan pernah ada rombongan yang datang ke rumahnya menggunakan bus dan menggelar demonstrasi. Saat itu, dia mempersilakan tiga orang masuk.

"Hanya saat itu ada rombongan datang ke rumah saya dengan bus, demo. Kemudian saya suruh masuk tiga orang dan beliau-beliau meminta saya untuk menunjukkan ijazah yang asli yang saya miliki," ujar Jokowi.

Namun, Jokowi mengaku tidak menunjukkan ijazah tersebut karena menilai rombongan itu tidak memiliki kewenangan untuk memintanya.

"Saya sampaikan, bapak ibu tidak memiliki otoritas untuk itu, jadi tidak saya tunjukkan, Yang Mulia," kata dia.

Jokowi mengatakan, sejak awal dirinya menyatakan bersedia menunjukkan ijazah asli apabila diminta oleh aparat penegak hukum.

"Saya akan, saya sampaikan saya akan menunjukkan kalau diminta oleh aparat kepolisian, oleh kejaksaan, dan oleh pengadilan yang mulia," kata Jokowi.

Curated For You

Editorial Team

Related Article