Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Jaksa Tanya Foto Dumatno di Ijazah, Jokowi: Foto Saya Yang Mulia

2 min read
Jaksa Tanya Foto Dumatno di Ijazah, Jokowi: Foto Saya Yang Mulia
Presiden Ketujuh RI, Jokowi dalam sidang ijazah di PN Jakarta Timur. IDN Times/Dini Suciatiningrum)
  • Jokowi menegaskan di persidangan PN Jakarta Timur bahwa foto pada ijazah S1 yang ditunjukkan merupakan foto dirinya, bukan Dumatno Budi Utomo.
  • Jokowi mengaku tidak mengetahui ijazah S1 miliknya dijadikan objek penelitian terdakwa, serta tidak pernah dimintai verifikasi maupun izin untuk penelitian tersebut.
  • Jokowi pernah menolak permintaan rombongan demonstran melihat ijazah asli karena dianggap tidak berwenang, tetapi bersedia menunjukkannya kepada polisi, kejaksaan, atau pengadilan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Presiden ke-7 RI, Joko "Jokowi" Widodo, memastikan foto di ijazah yang ditunjukkannya adalah foto dirinya sendiri.

Hal itu disampaikan Jokowi saat menjawab pertanyaan jaksa dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026).

Awalnya, jaksa mengonfirmasi ijazah S1 yang ditunjukkan dalam persidangan merupakan milik Jokowi. Jaksa kemudian menanyakan foto yang tertera dalam ijazah tersebut.

"Baik. Tadi di situ kan ada foto ya, saudara saksi ya. Ada foto. Itu foto saudara saksi atau foto Dumatno Budi Utomo?" tanya jaksa.

"Foto saya, Yang Mulia. Untuk apa dipasang fotonya Dumatno Budi Utomo?" jawab Jokowi.

Jaksa selanjutnya menanyakan apakah Jokowi mengetahui ijazah S1 miliknya dijadikan objek penelitian oleh terdakwa. Jokowi menjawab tidak mengetahui hal tersebut.

"Tidak, Yang Mulia," kata Jokowi.

Jaksa kemudian menggali apakah para terdakwa pernah melakukan verifikasi atau meminta izin kepada Jokowi untuk meneliti ijazahnya.

Jokowi kembali menjawab tidak. Dia kemudian menceritakan pernah ada rombongan yang datang ke rumahnya menggunakan bus dan menggelar demonstrasi. Saat itu, dia mempersilakan tiga orang masuk.

"Hanya saat itu ada rombongan datang ke rumah saya dengan bus, demo. Kemudian saya suruh masuk tiga orang dan beliau-beliau meminta saya untuk menunjukkan ijazah yang asli yang saya miliki," ujar Jokowi.

Namun, Jokowi mengaku tidak menunjukkan ijazah tersebut karena menilai rombongan itu tidak memiliki kewenangan untuk memintanya.

"Saya sampaikan, bapak ibu tidak memiliki otoritas untuk itu, jadi tidak saya tunjukkan, Yang Mulia," kata dia.

Jokowi mengatakan, sejak awal dirinya menyatakan bersedia menunjukkan ijazah asli apabila diminta oleh aparat penegak hukum.

"Saya akan, saya sampaikan saya akan menunjukkan kalau diminta oleh aparat kepolisian, oleh kejaksaan, dan oleh pengadilan yang mulia," kata Jokowi.

    Related Articles

    See More