Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jokowi Ungkap Momen Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Bergema di Rumahnya
Presiden ke-7 Joko “Jokowi” di kediamanya, Solo, Jawa Tengah. (IDN Times/Larasati Rey)
  • Jokowi membagikan momen sekelompok anak muda berjoget di depan rumahnya di Solo sambil memutar lagu viral ‘Mas Bahlil Ganteng’.
  • Presiden Jokowi menilai tren lagu tersebut sebagai bentuk ekspresi kreatif dan semangat positif generasi muda di ruang digital.
  • Menteri Bahlil mengapresiasi kreativitas warganet, mengaku penasaran dengan pencipta lagu, dan berencana mengundangnya untuk makan bersama.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
29 Mei 2026

Bahlil Lahadalia menanggapi viralnya lagu 'Mas Bahlil Ganteng' dalam video bersama Raffi Ahmad di Tanah Suci. Ia mengaku penasaran dengan pencipta lagu tersebut dan berencana mengundangnya untuk makan bersama.

31 Mei 2026

Jokowi membagikan unggahan di media sosial tentang sekelompok anak muda yang berjoget mengikuti lagu 'Mas Bahlil Ganteng' di depan rumahnya di Solo. Ia memuji kreativitas generasi muda yang mengekspresikan semangat melalui tren digital.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Presiden Joko Widodo membagikan momen ketika lagu viral “Mas Bahlil Ganteng” terdengar di depan rumahnya di Solo, disertai sekelompok anak muda yang berjoget dan membuat konten menggunakan lagu tersebut.
  • Who?
    Presiden Joko Widodo, sekelompok anak muda di Solo, serta Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang menanggapi fenomena lagu viral tersebut.
  • Where?
    Kejadian berlangsung di depan rumah Presiden Jokowi di Gang Kutai Utara, Kota Solo, Jawa Tengah.
  • When?
    Momen itu dibagikan melalui akun media sosial Jokowi pada Minggu, 31 Mei 2026. Respons dari Bahlil muncul dua hari sebelumnya, Jumat, 29 Mei 2026.
  • Why?
    Lagu “Mas Bahlil Ganteng” sedang viral di media sosial dan digunakan oleh anak muda untuk membuat konten kreatif yang kemudian menarik perhatian Presiden Jokowi.
  • How?
    Anak-anak muda memutar lagu tersebut sambil berjoget di depan rumah Jokowi. Presiden lalu merekam dan mengunggah momen itu ke media sosial sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas generasi muda.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Di depan rumah Pak Jokowi ada banyak anak muda joget lagu yang lagi terkenal. Pak Jokowi sempat heran karena ramai sekali, tapi ternyata mereka bikin video lucu. Pak Jokowi senang lihat anak muda kreatif. Pak Bahlil juga dengar lagu itu dan mau ajak pembuat lagunya makan bareng karena dia penasaran siapa orangnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Momen ketika lagu “Mas Bahlil Ganteng” bergema di depan rumah Presiden Jokowi menampilkan sisi ceria interaksi antara pemimpin dan masyarakat. Jokowi melihatnya sebagai ekspresi kreatif generasi muda, sementara Bahlil menanggapinya dengan apresiasi dan keterbukaan. Kedua tokoh ini menunjukkan sikap positif terhadap semangat digital anak muda yang penuh energi dan ide segar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden ketujuh Republik Indonesia Joko “Jokowi” Widodo mengungkap lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ bergema di depan rumahnya di Gang Kutai Utara, Solo, Jawa Tengah.

Melalui unggahan di akun media sosialnya, Jokowi membagikan momen ketika sekelompok anak muda berjoget mengikuti lagu tersebut di depan rumahnya.

Jokowi mengaku sempat mengira ada sesuatu yang terjadi di depan rumahnya karena melihat keramaian yang tidak biasa.

"Rupanya lagu Pak Bahlil sudah sampai ke halaman rumah," tulis Jokowi di akun X pribadinya @jokowi, dikutip Minggu (31/5/2026).

1. Pemuda di depan rumah Jokowi membuat konten pakai lagu Mas Bahlil Ganteng

Presiden ke-7 Joko “Jokowi” Widodo. (IDN Times/Larasati Rey).

Jokowi menceritakan, setelah diperhatikan, keramaian tersebut ternyata berasal dari sekelompok anak muda yang sedang membuat konten menggunakan lagu yang tengah viral itu.

"Awalnya saya kira ada apa di depan rumah saya Gang Kutai Utara, Solo. Ternyata anak-anak muda lagi semangat joget, ‘Mas Bahlil Ganteng,” ujar dia.

2. Jokowi puji kreativitas dari fenomena tren lagi ‘Mas Bahlil Ganteng’

Jokowi usai hadir di Gedung Bareskrim Polri pada Selasa (20/5/2025). (IDN Times/Lia Hutasoit)

Jokowi menilai, fenomena lagu viral 'Mas Bahlil Ganteng' atau 'My Little Bolu Ketan" tersebut sebagai bentuk ekspresi kreatif generasi muda.

Menurut dia, tren yang berkembang di ruang digital dapat menjadi wadah bagi anak muda untuk menunjukkan semangat dan kreativitas mereka.

"Saya melihat sendiri generasi muda mengekspresikan kegembiraan mereka dengan cara yang unik. Yang jelas, semangat dan kreativitasnya patut diapresiasi," ujar Jokowi.

3. Bahlil ingin undang pembuat lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, akhirnya buka suara lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ yang belakangan viral di media sosial. Respons itu muncul saat dirinya berbincang dengan Raffi Ahmad dalam sebuah video Instagram yang direkam di Tanah Suci.

Dalam video yang diunggah di akun Instagram Raffi Ahmad, Bahlil mengaku penasaran dengan sosok pencipta lagu tersebut. Bahkan, dia ingin mengundang pembuat lagu viral itu untuk makan bersama.

Bahlil mengatakan, dirinya cukup penasaran dengan sosok di balik lagu “MBG” yang ramai dipakai warganet di TikTok dan Instagram.

“Kalau itu, asli penasaran. Dinda, saya minta tolong untuk mengundang yang bersangkutan, jika berkenan,” kata Bahlil dalam video, yang dikutip Jumat (29/5/2026).

Bahlil bahkan menyebut ingin berbincang langsung dengan pembuat lagu tersebut sambil makan bersama.

“Saya akan mengundang untuk berbincang-bincang sekaligus makan,” ujarnya.

Bahlil pun mengindikasikan tidak tersinggung dengan adanya lagu MBG tersebut. Mantan Menteri Investasi tersebut bahkan menghargai kreativitas warganet terutama anak muda jaman sekarang.

Bahlil lantas mengingatkan untuk terus menggunakan media sosial dengan bijak.

"Cuma satu aja saran saya, di era demokrasi sosmed ini penting. Namun, kalau boleh juga dipergunakan dengan terukur. Contoh, jangan sampai masuk ke (isu) SARA. Jadi, kreativitas itu harus dihargai selama dalam kerangka yang baik dan benar," tutur dia.

Di sisi lain, Bahlil menganggap kreativitas warganet yang dituangkan dalam lagu MBG adalah bagian dari risiko menjadi pejabat publik.

"Ya risiko jadi pejabat publik harus menerima semuanya," kata Bahlil.

Editorial Team

Related Article