Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Dinas LH DKI Target Bereskan Sampah Rusun Pluit 10 Hari

Dinas LH DKI Target Bereskan Sampah Rusun Pluit 10 Hari
DLH Jalur angkut sampah di Rusun Pluit/ dok DLH DKI
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Sudin LH Jakarta Utara mengerahkan armada, alat berat, dan 10 personel untuk menuntaskan tumpukan sampah di TPS Rusun Waduk Pluit dalam waktu 7–10 hari.
  • Penambahan armada dilakukan mulai 15 Juli agar pengangkutan lebih cepat, sementara pengelola rusun diminta ikut bertanggung jawab dengan target pengurangan sampah yang terukur.
  • Warga Rusun Waduk Pluit diajak memilah dan mengurangi sampah sejak dari rumah guna menjaga kebersihan lingkungan serta mendukung sistem pengelolaan sampah berkelanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times – Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Utara mempercepat penanganan tumpukan sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Rusun Waduk Pluit, Penjaringan. Armada alat berat dan personel dikerahkan secara intensif untuk memulihkan kebersihan lingkungan serta memastikan pelayanan pengangkutan sampah bagi warga kembali berjalan optimal.

Dalam penanganan awal, Sudin LH Jakarta Utara mengoperasikan tiga unit dump truck, satu unit alat berat, dan menerjunkan 10 personel. Petugas bekerja secara bertahap untuk mengurai tumpukan dan mengangkut sampah dari lokasi.

Kepala Seksi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Sudin LH Jakarta Utara, Ardiyanto, mengatakan, penanganan ditargetkan selesai dalam waktu 7-10 hari dengan estimasi sekitar 30 rit pengangkutan.

“Kami bekerja secara intensif dengan mengoptimalkan seluruh armada, alat berat, dan personel di lapangan. Targetnya, tumpukan sampah dapat ditangani dalam waktu 10 hari sehingga kondisi TPS kembali normal dan pelayanan kebersihan kepada warga berjalan dengan baik,” ujar Ardiyanto, Rabu (15/7/2026).

1. Susun LH tambah armada

Dinas LH DKI Target Bereskan Sampah Rusun Pluit 10 Hari
DLH Jakut angkut sampah di Rusun Pluit/ dok DLH DKI

Untuk meningkatkan kapasitas pengangkutan dan mempercepat penyelesaian, Sudin LH Jakarta Utara juga akan menambah armada mulai Rabu. Jumlah armada dan personel akan terus disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan.

Namun, kata Ardiyanto, penanganan tumpukan sampah tidak dapat hanya mengandalkan pengangkutan oleh Sudin LH Jakut.

"Pengelola rusun juga harus bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan para penghuni dengan menyusun target pengurangan sampah yang jelas, terukur, dan dapat dievaluasi secara berkala," ujar dia.

2. Optimalkan kontainer

IMG-20260715-WA0022.jpg
DLH Jakut angkut sampah di Rusun Pluit/ dok DLH DKI

Pengelola rusun juga diminta mengoptimalkan sarana kontainer sebagai tempat penampungan sampah. Penataan kontainer, pengaturan jadwal pembuangan, serta pengawasan di area TPS perlu diperkuat agar sampah tidak kembali berserakan dan menimbulkan gangguan kebersihan maupun kenyamanan warga.

“Setelah tumpukan ini ditangani, harus ada pembenahan sistem pengelolaan sampah di lingkungan rusun. Pengelola perlu memiliki target pengurangan sampah penghuni, memastikan kontainer sampah berfungsi optimal, dan menjaga agar sampah tidak dibuang sembarangan di luar tempat yang telah disediakan,” kata Ardiyanto.

3. Warga Rusun Waduk Pluit diminta pilah sampah

Dinas LH DKI Target Bereskan Sampah Rusun Pluit 10 Hari
Ilustrasi tempat sampah pilah/ Dok DLH DKI

Selain itu, warga Rusun Waduk Pluit juga diajak untuk mengurangi timbulan dan memilah sampah sejak dari rumah. Sampah yang masih memiliki nilai guna dapat dipisahkan dari residu sehingga volume sampah yang masuk ke TPS dan harus diangkut ke tempat pemrosesan akhir dapat berkurang.

“Penanganan oleh DLH harus didukung tanggung jawab pengelola dan partisipasi masyarakat. Dengan mengurangi, memilah, dan menempatkan sampah secara tertib, kebersihan lingkungan rusun dapat dijaga secara berkelanjutan,” kata Ardiyanto.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More