Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kala Prabowo Bahas Pembukaan Lahan Pertanian hingga NTT Kurang Pohon
Rapat koordinasi penanganan gempa Flores NTT dipimpin Presiden Prabowo Subianto saat meninjau korban gempa di Nagekeo, Rabu (26/8/2026). (YouTube Sekretariat Presiden)
  • Presiden Prabowo meninjau lokasi gempa NTT dan membahas data korban, penanganan pemerintah, dampak Makan Bergizi Gratis, serta jangkauan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
  • Prabowo mendukung usulan pembukaan 8 ribu hektare lahan pertanian di Nagekeo, dengan penyiapan sumber air, irigasi, pengeboran, atau teknologi desalinasi untuk wilayah membutuhkan.
  • Presiden meminta pemerintah daerah mengedukasi warga agar tidak membakar lahan dan menebang pohon sembarangan, sekaligus menggalakkan penghijauan NTT melalui penanaman pohon besar-besaran.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto meninjau lokasi gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu (26/8/2026). Sebelum berkunjung dan menyapa warga di pengungsian, Presiden Prabowo terlebih dahulu rapat bersama jajarannya.

Dalam rapat tersebut, ada sejumlah pembahasan, mulai dari jumlah data korban, penanganan apa saja yang sudah dilakukan pemerintah pusat dan daerah hingga pembahasan di luar penanganan gempa bumi. Prabowo juga sempat menyinggung program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah sebelumnya disampaikan oleh Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus, memiliki dampak positif terhadap warganya.

"Terima kasih tadi laporan dari Gubernur dan Bupati, saya terima kasih. Ya ini Bupati, pemimpin yang paling dekat sama rakyat, ya. Jadi Anda yang merasakan mungkin manfaat juga dari MBG," ujar Prabowo dalam siaran di Kanal YouTube Sekretariat Presiden.

1. Ada pembahasan KDMP

Presiden Prabowo Subianto saat mengunjungi Flores untuk meninjau dampak gempa, Rabu (26/8/2026). (Screenshoot YouTube Sekretariat Presiden)

Selain itu, Prabowo juga meyakini, program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) juga bisa menjangkau seluruh daerah di Indonesia. Prabowo kemudian membahas mengenai usulan Bupati Nagekeo terkait rencana pembukaan lahan pertanian seluas 8 ribu hektare.

"Saya catat tadi saran dari Bupati, ya. Saya kira ini bagus sekali, kita akan dukung, ya. Jadi yang tadi Anda siapkan lahan 8 ribu hektare, ya? Nanti dicari sumber air yang benar, ya, sumber airnya. Kalau tidak, kita bisa bor atau kita bikin desalinasi," ucap Prabowo.

"Saya minta BRIN, mungkin dengan Unhan, ya, TNI, dan fakultas-fakultas teknik, saya minta teknologi desalinasi untuk yang kita mampu bangun sendiri segera dikirim ke daerah-daerah yang sangat membutuhkan tadi, terutama Pulau Palue, ya? Segera dikirim ke pulau-pulau tersebut atau ke daerah-daerah yang membutuhkan di pinggir pantai-pantai, ya," sambungnya.

Prabowo menegaskan, keberadaan air sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup. Menurut Bupati Nagekeo, ada bendungan dan sungai yang bisa digunakan untuk memasok lahan pertanian di wilayahnya.

"Setelah tiga bulan berarti sumber air cukup ya? Tinggal irigasi, irigasi sekunder dan tersier," ujar Prabowo.

2. Sebut pohon di NTT kurang

Presiden Prabowo Subianto berkunjung ke NTT (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Prabowo kemudian berpesan kepada kepala daerah, agar masyarakatnya diberikan edukasi mengenai larangan membuka lahan dengan cara dibakar. Prabowo juga menyinggung, NTT merupakan daerah yang kekurangan pohon.

"Kemudian yang nanti Pak Bupati, Pak Gubernur, ya, dan nanti kita di pusat. Ini saya cukup mengertilah daerah-daerah sini ya. Masalah di sini adalah masalah bahwa pohon-pohon banyak berkurang, ya. Kalau tidak salah dari dulu ya, rakyat di sini juga banyak bakar hutan ya? Benar kan? Benar saya hafal, saya tahu. Saya waktu muda juga lama di daerah-daerah sini, ya. Masalahnya itu. Jadi rakyat kita harus dikasih pendidikan, buka lahan tidak boleh dengan bakar-bakar. Tapi oke, itu memang masalah," ucap dia.

"Di sini dulu daerahnya ini lebat kalau kita pikir 100 tahun yang lalu, 200 tahun yang lalu, ya. Portugis, Spanyol datang ke sini mencari kayu untuk angkatan laut mereka. Makanya mereka menjajah Timor Timur, mereka masuk ke Timor Barat, masuk ke... nyari kayu kita untuk angkatan laut mereka. Jadi superpower itu dulu superpower kekuatan militernya di angkatan laut, angkatan lautnya dari kayu. Ya ini kita ingatkan," sambungnya.3. Prabowo ingin NTT hijau

Lebih lanjut, Presiden Prabowo ingin agar wilayah NTT hijau. Oleh karena itu, pemerintah juga tidak hanya ingin membuka lahan pertanian, tapi menambah jumlah pohon di NTT.

"Jadi nanti Provinsi dan Kabupaten selain pertanian, tapi juga penghijauan kembali. Menanam pohon dalam jumlah yang sangat banyak, ya. Dengan pendidikan mulai dari anak-anak muda, anak-anak sekolah, bahwa tidak lagi boleh bakar atau tebang pohon seenaknya. Pohon adalah sumber kehidupan, ya. Pohon adalah sumber kehidupan. No tree, no forest. No forest, no water. No water, no life. Ingat ya. No tree, no forest. No forest, no water. No water, no life," imbuhnya.

3. Prabowo ingin NTT hijau

Presiden Prabowo Subianto berkunjung ke NTT (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Lebih lanjut, Presiden Prabowo ingin agar wilayah NTT hijau. Oleh karena itu, pemerintah juga tidak hanya ingin membuka lahan pertanian, tapi menambah jumlah pohon di NTT.

"Jadi nanti Provinsi dan Kabupaten selain pertanian, tapi juga penghijauan kembali. Menanam pohon dalam jumlah yang sangat banyak, ya. Dengan pendidikan mulai dari anak-anak muda, anak-anak sekolah, bahwa tidak lagi boleh bakar atau tebang pohon seenaknya. Pohon adalah sumber kehidupan, ya. Pohon adalah sumber kehidupan. No tree, no forest. No forest, no water. No water, no life. Ingat ya. No tree, no forest. No forest, no water. No water, no life," imbuhnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article