Jakarta, IDN Times - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menanggapi wacana bergabungnya Koalisi Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud pada putaran kedua Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Presiden PKS Ahmad Syaikhu mengatakan, sejauh ini partainya terbuka dengan semua pihak termasuk PDIP. Namun, pihaknya masih menunggu hasil pilpres putaran pertama pada 14 Februari mendatang, siapa yang akan lolos ke putaran kedua.
"InsyaAllah saya terbuka pada semua kalangan karena kita nggak tahu apakah kita masuk, mudah-mudahan itu harapannya. Tapi, itu dengan siapanya kita nggak tahu juga," kata Syaikhu saat hadir dalam acara haul ke-45 KH. M. Bisri Syansuri di Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif Denanyar, Jombang, Sabtu (13/1/2024) dini hari.
Syaikhu mengatakan, saat komunikasi terbangun dengan baik, ia juga tidak ingin pilpres selalu dikonotasikan untuk saling bermusuhan karena adanya perbedaan pilihan.
"Oleh karena itu, semua komunikasi ini mesti terbangun dengan baik. Sehingga jangan jadikan pilpres menjadi sarana untuk justru saling bermusuhan satu sama lain," kata dia.