Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Iliana Iotova Presiden Perempuan Pertama Bulgaria yang Baru Terpilih

2 min read
Iliana Iotova Presiden Perempuan Pertama Bulgaria yang Baru Terpilih
Bendera Bulgaria (Unsplash.com/Luciani Koroshec)
  • Iliana Iotova terpilih sebagai presiden perempuan pertama Bulgaria dengan 57,6 persen suara, mengalahkan Andrey Gyurov yang meraih 39,5 persen pada putaran kedua.
  • Kemenangan Iotova, mantan wakil presiden Rumen Radev, memperkuat posisi politik perdana menteri tersebut; ia dijadwalkan dilantik pada 22 Januari.
  • Pemilu berlangsung saat serangan drone terhadap kapal dagang di Laut Hitam menewaskan sedikitnya 24 pelaut, mengganggu rantai pasok, dan memicu perdebatan kampanye.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Iliana Iotova resmi terpilih sebagai presiden perempuan pertama Bulgaria setelah memenangi pemilihan presiden putaran kedua pada Senin (2/11/2026). Kemenangan ini memperkuat posisi politik Perdana Menteri Rumen Radev, yang memberikan dukungan penuh terhadap pencalonan Iotova sebagai kepala negara.

Pemilihan presiden ini berlangsung di tengah meningkatnya ancaman keamanan di kawasan Laut Hitam menyusul serangkaian serangan pesawat nirawak terhadap kapal-kapal dagang.

  1. 1. Iliana Iotova raih 57,6 persen suara pada pilpres putaran kedua

    ilustrasi negara Bulgaria (pexels.com/Denitsa Kireva)
    ilustrasi negara Bulgaria (pexels.com/Denitsa Kireva)

    Berdasarkan hasil resmi Komisi Pemilihan Umum Pusat, Iotova (61 tahun) berhasil meraih 57,6 persen suara sah dalam pemungutan suara pada Minggu (1/11/2026). Ia mengungguli pesaing utamanya, mantan perdana menteri sementara Andrey Gyurov (50 tahun), yang memperoleh 39,5 persen suara.

    Pemilihan putaran kedua digelar karena tidak ada calon yang berhasil memperoleh lebih dari 50 persen suara pada putaran pertama yang berlangsung pada 25 Oktober 2026. Saat itu, Iotova unggul dari puluhan kandidat lainnya dan berhasil melaju ke putaran kedua.

    Setelah hasil pemilu ditetapkan, Iotova dijadwalkan dilantik dan mulai menjalankan tugasnya sebagai presiden pada 22 Januari mendatang.

  2. 2. Kemenangan Iliana Iotova perkuat posisi politik Perdana Menteri Radev

    ilustrasi Bulgaria, Eropa
    ilustrasi Bulgaria, Eropa (unsplash.com/JOGphotos)

    Hasil pemilu ini semakin memperkuat posisi politik Perdana Menteri Rumen Radev. Iotova, yang merupakan mantan anggota Parlemen Eropa, telah mendampingi Radev sebagai wakil presiden sejak 2017. Ia juga sempat menjabat sebagai pelaksana tugas presiden pada Januari 2026 ketika Radev beralih menjadi perdana menteri.

    Meskipun kekuasaan eksekutif utama di Bulgaria berada di tangan pemerintah dan perdana menteri, presiden tetap memiliki peran penting dalam hubungan diplomatik, hak veto terhadap undang-undang, serta komando tertinggi militer.

    Persaingan dalam pemilu ini juga mencerminkan perbedaan sikap kedua kubu terhadap perang Ukraina. Iotova dan Radev menolak pengiriman bantuan senjata ke Kiev karena ingin mendorong penyelesaian konflik melalui jalur damai. Sementara itu, Gyurov yang berhaluan pro-Barat berkomitmen mendukung Ukraina dan pernah menandatangani perjanjian kerja sama keamanan dengan Kiev.

  3. 3. Serangan pesawat nirawak di Laut Hitam jadi sorotan internasional

    ilustrasi Laut Hitam (commons.wikimedia.org/Shammonzer)
    ilustrasi Laut Hitam (commons.wikimedia.org/Shammonzer)

    Pemilihan presiden ini berlangsung di tengah meningkatnya kekhawatiran internasional terhadap serangan pesawat nirawak yang menyasar kapal-kapal dagang di Laut Hitam. Serangan tersebut menewaskan sedikitnya 24 pelaut dan mengganggu rantai pasok di Eropa Timur.

    Masalah keamanan di perairan tersebut sempat menjadi perdebatan sengit selama kampanye pemilu. Gyurov mengkritik Iotova karena dinilai enggan menyalahkan Moskow secara terbuka. Meski demikian, kedua kandidat sama-sama mengecam pembunuhan para pelaut dalam serangan tersebut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Related Articles

See More