Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kebakaran di DOK V Papua, Kemensos Salurkan Bantuan Rp514 Juta
Mensos Syaifullah Yusuf di KPK, Jumat (8/5/2026)/ (IDN Times / Dini Suciatiningrum)
  • Kebakaran di permukiman DOK V, Jayapura, Senin (31/8/2026), dipicu ledakan dan meluas akibat angin kencang, menghanguskan sekitar 600 rumah.
  • Sekitar 3.200 warga kehilangan tempat tinggal dan mengungsi. Data korban luka maupun meninggal masih didata petugas di lapangan.
  • Kemensos menyalurkan bantuan logistik Rp514 juta serta melakukan asesmen kebutuhan dan pendampingan melalui Tagana, Dinas Sosial Papua, tim tanggap darurat, dan relawan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
31 Agustus 2026

Kebakaran bermula dari ledakan di sebuah rumah di DOK V, Jayapura, pukul 14.00 WIT. Api cepat menjalar akibat angin kencang dan membakar sekitar 600 rumah.

1 September 2026

Kemensos menyalurkan bantuan logistik tanggap darurat senilai Rp514 juta melalui Direktorat PSKB dari Gudang BBPPKS. Bantuan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar pengungsi.

kini

Sekitar 3.200 warga mengungsi akibat kebakaran. Data korban luka dan meninggal masih didata, sementara asesmen kebutuhan serta pendampingan bagi warga terdampak terus dilakukan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kebakaran hebat di permukiman padat DOK V menghanguskan sekitar 600 rumah dan memaksa sekitar 3.200 warga mengungsi. Kemensos menyalurkan bantuan tanggap darurat senilai Rp514 juta.
  • Who?
    Sekitar 3.200 warga terdampak mengungsi. Kemensos, Tagana, Dinas Sosial Papua, tim tanggap darurat, dan relawan melakukan bantuan serta pendataan. Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru turut menyampaikan keterangan.
  • Where?
    Permukiman DOK V, Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara, Papua. Warga mengungsi ke penampungan sementara dan lokasi aman di sekitar kawasan tersebut.
  • When?
    Kebakaran terjadi pada Senin, 31 Agustus 2026, sekitar pukul 14.00 WIT. Bantuan logistik Kemensos disalurkan pada Selasa, 1 September 2026.
  • Why?
    Kebakaran bermula dari ledakan di salah satu rumah warga. Api kemudian cepat menjalar ke rumah-rumah di sekitarnya akibat angin kencang.
  • How?
    Kemensos mengirim makanan, perlengkapan keluarga, pakaian anak dan bayi, kasur, serta tenda melalui Direktorat PSKB. Tagana dan Dinas Sosial Papua melakukan asesmen kebutuhan dan pendampingan; data korban luka maupun meninggal per saat ini masih belum diketahui.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kebakaran besar terjadi di DOK V, Jayapura. Api mulai dari ledakan di satu rumah lalu menyebar karena angin kencang. Sekitar 600 rumah terbakar dan 3.200 orang mengungsi. Kemensos memberi bantuan Rp514 juta, makanan, tenda, kasur, dan barang lain. Petugas masih mendata warga dan membantu anak-anak serta keluarga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah dampak kebakaran di DOK V Jayapura, respons cepat Kemensos menghadirkan penopang awal bagi ribuan pengungsi melalui logistik senilai Rp514 juta. Penyaluran makanan, perlengkapan keluarga, kebutuhan anak, tempat tidur, dan tenda diperkuat asesmen lapangan serta pendampingan oleh Tagana, Dinas Sosial Papua, tim tanggap darurat, dan relawan yang juga memberi perhatian pada trauma warga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times — Musibah kebakaran hebat melanda pemukiman padat penduduk di kawasan DOK V, Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara, Papua. Kebakaran ini bermula dengan adanya ledakan di salah satu rumah warga dan dengan cepat menjalar ke rumah disekitarnya akibat angin kencang.

Kebakaran yang terjadi pukul 14.00 WIT pada Senin (31/8/2026) ini berdampak terhadap ribuan warga sehingga mereka harus mengungsi. Kementerian Sosial (Kemensos) pun bergerak cepat menyalurkan bantuan tanggap darurat senilai Rp514 juta untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi.

1. Kemensos gelontorkan bantuan logistik senilai Rp514 juta

Mensos Risma salurkan bantuan banjir di Kalbar. (dok. Humas Kemensos)

Dilansir dari siaran pers, Rabu (2/9/2026), Kemensos mengirimkan bantuan perlengkapan logistik dengan total nilai mencapai Rp514 juta. Bantuan ini disalurkan melalui Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana (PSKB) dari Gudang BBPPKS pada Selasa (1/9/2026).

Bantuan yang disalurkan di antaranya 1.000 paket makanan siap saji, 1.200 paket makanan anak, 200 paket family kit, 208 paket kidsware, 200 paket sandang bayi, 300 lembar kasur, satu unit tenda serbaguna, dan 50 unit tenda gulung.

2. Kebakaran berdampak pada 3.200 warga pengungsi

Ilustrasi rumah kebakaran. (Unsplash)

Kebakaran hebat yang melanda pemukiman padat di DOK V Jayapura menyebabkan sekitar 600 unit rumah hangus terbakar. Akibatnya, sekitar 3.200 jiwa kehilangan tempat tinggal dan terpaksa mengungsi ke tempat penampungan sementara serta lokasi aman di sekitar kawasan tersebut.

Namun hingga saat ini, belum ada data terkait korban luka-luka dan meninggal. Petugas di lapangan pun sedang melakukan proses pendataan terkait korban-korban kebakaran.

“Kami akan terus melakukan asesmen dan pendataan di lapangan,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

3. Pendampingan masyarakat masih terus berjalan

ilustrasi pendampingan korban (pexels.com/shvets-production)

Selain penyaluran bantuan logistik, Kemensos juga melakukan asesemen kebutuhan warga melalui Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Dinas Sosial Papua guna membantu meringankan trauma anak-anak dan warga terdampak selama berada di pengungsian.

Tim tanggap darurat dan relawan disiagakan untuk memantau perkembangan di lokasi.

Dikutip dari ANTARA, Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menyampaikan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama bagi masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

Curated For You

Editorial Team

Related Article