Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kemenag Jalin MoU dengan Al-Azhar, Mahasiswa RI Bisa Double Degree
Kementerian Agama (Kemenag) menjalin kerja sama dengan Universitas Al-Azhar Asy-Syarif, Mesir di bidang pendidikan (dok. Kemenag)
  • Kemenag menandatangani nota kesepahaman pendidikan dengan Universitas Al-Azhar Asy-Syarif, Mesir, yang disebut membuka babak baru hubungan kedua institusi.
  • Kerja sama ini dirancang mendukung peningkatan SDM, termasuk skema double degree dan kemungkinan kuliah daring dengan studi S1 dua tahun di Indonesia serta dua tahun di Al-Azhar.
  • Kemenag berharap kuota beasiswa jalur kementerian yang kini sekitar 20 orang bertambah, sambil menyiapkan kompetensi calon mahasiswa sesuai standar akademik Al-Azhar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kementerian Agama (Kemenag) menjalin kerja sama dengan Universitas Al-Azhar Asy-Syarif, Mesir di bidang pendidikan. Kerja sama itu tertuang dalam nota kesepahaman yang ditandatangani Menteri Agama (Menag), nasaruddin Umar dan Deputi Grand Syekh Universitas Al-Azhar Asy-Syarif, Abdul Ghani.

"Ya alhamdulillah ditandatangani langsung oleh Pak Kiai Menteri Agama, Profesor Kiai Nasaruddin Umar, dengan Deputi Grand Syekh, ya, Syekh Abdul Ghani. Dan ini menandai bahwa sejarah baru, ya, hubungan antara Kementerian Agama, G to G dengan Al-Azhar Asy-Syarif, mengalami babak baru karena bagaimanapun kita ketahui bahwa proses MoU ini berjalan sudah sangat lama, sangat panjang," ujar Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, di Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (13/10/2026).

1. Meningkatkan SDM Indonesia

Dirjen Pendis Kemenag, Amien Suyitno (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Suyitno mengatakan, kerja sama ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang ingin meningkatkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Oleh karena itu, kerja sama dengan Universitas Al-Azhar Asy-Syarif penting untuk dilaksanakan.

Suyitno mengatakan, kerja sama tersebut juga memungkinkan mahasiswa Indonesia bisa mendapat double degree. Sehingga, mahasiswa Indonesia bisa menyerap ilmu lebih banyak.

"Ya sedang memang dirancang ada beberapa hal, ada beberapa skema, ada skema nantinya yang double degree, bahkan beberapa waktu lalu, jauh sebelum kami melakukan MoU ini, kami sudah berbincang dengan Pak Rektor Al-Azhar, kemungkinan juga dimungkinkan dibukanya kuliah berbasis online yang tentu saja ini nanti akan dimungkinkan misalnya kalau dalam 4 tahun itu untuk kepentingan S1, maka 2 tahunnya bisa di Indonesia, 2 tahunnya bisa di Mesir Al-Azhar," ucap dia.

2. Kuota kuliah di Al-Azhar diharapkan bisa bertambah

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Dalam kesempatan itu, Suyitno berharap, kuota beasiswa berkuliah di Al-Azhar Mesir bisa ditambah. Selama ini, kuota yang berasal dari Kemenag untuk kuliah di Al-Azhar Mesir hanya untuk 20 orang.

"Sekarang ini baru 20-an untuk yang lewat jalur Kemenag, tapi kan Al-Azhar bukan hanya jalur Kemenag, ya. Ada juga jalur pondok pesantren, ada juga lewat jalur mahasiswa," kata Suyitno.

3. Kemenag dorong tingkatkan kemampuan calon mahasiswa yang ingin kuliah di Al-Azhar

Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama, Amien Suyitno (dok. Istimewa)

Lebih lanjut, Kemenag juga ingin mendorong calon mahasiswa yang ingin berkuliah di Al-Azhar Mesir untuk meningkatkan kemampuan. Sebab, kurikulum di Mesir dan Indonesia berbeda.

"Jadi begini, bagaimanapun Al-Azhar itu punya rambu-rambu akademik yang sedikit berbeda dengan kita, karena itu kemudian kenapa harus kami diskusikan lebih detail tentang rambu-rambu itu, tentu yang nomor wahid yang akan kita siapkan adalah mahasiswa yang punya kompetensi sesuai dengan standarnya al-Azhar, itu satu," ujar dia.

"Dan bagaimana membangun kompetensi itu bisa dilakukan cukup di Indonesia misalnya kita punya banyak lembaga bahasa yang sangat kompeten. kita juga punya banyak alumni-alumni dari Al-Azhar yang kompeten, sehingga ini yang nanti coba kita berdayakan," imbuhnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article