Jakarta, IDN Times - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mencatat adanya penurunan jumlah titik panas (hotspot) kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Sementara itu, terdapat kenaikan titik hotspot di Sumatera Selatan (Sumsel).
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni mengatakan, berdasarkan data Sistem Informasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Sipongi) per pukul 23.59 malam (23/8/2026) jumlah titik panas (hotspot) di Kalbar telah turun menjadi 28 titik.
Angka tersebut tersebar di sejumlah wilayah, dengan 16 titik di Ketapang, 11 titik di Melawi, dan 1 titik di Kubu Raya.
“Kalbar sendiri ya, Kalbar 28 hotspot. Yang terbanyak itu di Ketapang 16, kemudian di Melawi 11, dan 1 ada di Kubu Raya,” kata Menhut dalam keterangan tertulisnya, Senin (24/8/2026).
