Jakarta, IDN Times – Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI, Azhar Jaya, mengatakan, kasus meninggalnya peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), dr. Adrian Rantung menjadi perhatian serius karena diduga merupakan kasus mengakhiri hidup kedua yang melibatkan peserta PPDS Anestesi di Indonesia.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan telah menurunkan tim Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk mengusut kasus tersebut.
"Kami sudah menurunkan tim Itjen untuk melakukan pemeriksaan di sana. Yang jelas ini kasus bunuh diri yang kedua untuk Prodi Anestesi di seluruh Indonesia dan tentu saja ini akan menjadi perhatian kami untuk lebih mendalami kasus ini," kata Azhar saat dihubungi IDN Times, Senin (6/7/2026).
