Jakarta, IDN Times - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkap hasil pendalaman kasus meninggalnya dokter Icha di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT). Berdasarkan hasil pengumpulan keterangan, Kemenkes menduga ada tiga hingga empat orang yang melakukan intimidasi terhadap dr. Icha, termasuk seorang yang diduga merupakan oknum anggota DPRD setempat.
Pelaksana Tugas (Plt.) Inspektur Jenderal Kemenkes, Rudi Supriatna, mengatakan juga menyoroti sikap pasif petugas keamanan rumah sakit saat insiden berlangsung. Menurut Rudi, tidak ada upaya dari petugas keamanan untuk menertibkan situasi meski IGD merupakan area terbatas dengan SOP yang ketat.
"Pada saat kejadian di IGD, petugas keamanan di sana pasif dan tidak ada upaya untuk menertibkan situasi. Padahal IGD adalah area terbatas dengan SOP ketat. Orang yang tidak berkepentingan dilarang masuk agar tidak mengganggu konsentrasi nakes yang sedang menangani pasien kritis," tegas Rudi dalam keterangan, Minggu (5/6/2026).
