Jakarta, IDN Times - Kementerian Pertahanan mengungkap, hingga pertengahan Mei 2026 sudah ada 155 markas Yon Teritorial Pembangunan (TP) di seluruh Indonesia. Mereka akan mengebut pembangunan tersebut hingga mencapai 750 pada 2029. Yonif TP adalah satuan baru TNI AD yang memiliki fungsi ganda yakni sebagai pasukan tempur dan motor penggerak pembangunan nasional.
Direktur Jenderal Kekuatan Pertahanan Kemhan, Marsekal Muda TNI Haris Haryanto mengatakan, tujuan dibentuknya Yon TP hingga di wilayah kabupaten demi memastikan keselamatan bangsa dari ancaman perang. Sebab, dalam pandangan Haris, ancaman perang kini tak sekedar konvensional lagi.
"Peperangan yang ada sekarang tidak lagi konvensional. Tentu mencakup berbagai isu yang berkembang terkait pertahanan, mitigasi bencana maupun stabilisasi," ujar Haris di kantor Kemhan, Jakarta Pusat pada Kamis (18/6/2026).
"Kehadiran Yon TP tidak akan lepas dari peran kita untuk menjaga keutuhan wilayah dan kemaslahatan masyarakat Indonesia," imbuhnya.
Berdasarkan data dari Kemhan, pembangunan Yon TP sudah dimulai sejak 2024. Ketika itu ada lima markas Yon TP yang dibangun. Lalu, pada 2025 sudah ada 100 Yon TP.
Sedangkan, hingga pertengahan 2026 sudah ada 50 Yon TP. Kemhan pun berharap hingga akhir 2026, sudah ada 150 Yon TP yang berhasil dibentuk.
