Jakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan pengusaha Rudy Ong Chandra yang menjadi tersangka dugaan korupsi izin usaha pertambangan (IUP) di Kalimantan Timur.
Ia berjalan keluar dari ruang pemeriksaan begitu lambat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Rudy Ong sedang sakit.
Ketika sosoknya dihadirkan di dalam ruang konferensi pers, tiba-tiba Rudy Ong membuka suaranya. Ia curhat diperas oleh anak buahnya yang bernama Sugeng.
"Perkara saya delapan tahun ya. Itu Pegawai saya Sugeng namanya orang sana, memeras saya atas nama KPK," ujarnya di Gedung Merah Puth KPK, Jakarta Selatan, Senin (25/8/2025).
Ketika digiring ke mobil tahanan, Rudy Ong kembali bersuara. Ia kembali menyebut nama Sugeng sebagai sosok yang memeras dirinya.
"Jadi pegawai saya, Sugeng, itu memeras saya untuk narkoba Rp10 miliar. Terus lapor ke KPK, justru saya yang kena," ujarnya.
Dalam konstrusi perkara, Sugeng merupakan makelar yang ditunjuk Rudy Ong untuk mengurus enam izin usaha pertambangan. Namun, tugas itu diteruskan Iwan Chandra yang merupakan kolega Sugeng.
Dalam perkara ini, KPK menetapkan tiga tersangka. Mereka adalah mantan Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak, Dayang Donna Walfiaries Tania selaku anak Awang Faroek dan Ketua KADIN Kaltim, serta Rudy Ong Chandra selaku pengusaha.
Namun, status tersangka Awang Faroek gugur karena meninggal dunia.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Ketika Tersangka Korupsi Curhat, Mengaku Diperas Anak Buahnya Rp10 M

Rudy Ong Chandra ditahan KPK (IDN Times/Aryodamar)
Editorial Team
EditorDwi Agustiar
Related Article
5 Kebiasaan yang Harus Dihindari agar Bagasi Mobil Tidak Kotor16 Sep 2026, 10:04 WIB
Harga Emas Antam dan Perhiasan Lampung 16 September 2026, Turun?16 Sep 2026, 10:02 WIB
6 Daerah di Sumsel Diselimuti Udara Tak Sehat, PM2,5 Tembus Angka 23316 Sep 2026, 10:02 WIB
Prabowo Akan Resmikan LRT Jakarta Hari Ini, Pramono: Bismillah16 Sep 2026, 09:56 WIB
Klok Harap Dukungan Penuh Bobotoh Buat Persib Bawa Poin dari Korea16 Sep 2026, 09:46 WIB
Hari Baik Hindu Bali 16 September 2026, Saatnya Buat Alat Pancing16 Sep 2026, 09:43 WIB
Jelang World Tourism Day, Poltekpar Makassar Bersih-bersih Pantai16 Sep 2026, 09:40 WIB
Narkoba di Mobil Kepala Dinas Balikpapan, Polisi Buru Jaringan Malaysia16 Sep 2026, 09:31 WIB
Febrie Adriansyah Minta Bukti Pemerasan dan TPPU Diuji Terbuka16 Sep 2026, 09:23 WIB
Nggak Sadar! Memori HP Android Cepet Penuh Padahal Jarang Foto, Ternyata Ada File Ini16 Sep 2026, 09:15 WIB
Suhu di Sumsel Capai 36 Derajat Celsius, Ada Hujan di 6 Wilayah16 Sep 2026, 09:13 WIB
Gelapkan Dana Sumbangan Kuil, Biksu Senior Thailand Ditangkap16 Sep 2026, 09:13 WIB
Enam Paket MYP Sulsel Dikebut, Ini Ruas Jalan yang Dikerjakan16 Sep 2026, 09:12 WIB
Reklame Ilegal di Yogyakarta Dibongkar, Pengusaha Diingatkan Tertib Izin16 Sep 2026, 09:07 WIB
Wakil PM Malaysia Akan Kunjungi Indonesia Bertemu Gibran, Apa Agendanya?16 Sep 2026, 09:06 WIB
Lima Pemda di Sumsel Dapat Bantuan Presiden untuk Penanganan Karhutla16 Sep 2026, 09:01 WIB
Lampung Selatan Mulai Petakan Desa Rawan Bencana, Ini Fokusnya16 Sep 2026, 09:01 WIB
Jenazah Dibawa Massa ke Polres Sumba Barat Ternyata Residivis Pencurian Sapi16 Sep 2026, 08:56 WIB
Puncak HUT ke-81 TNI di Monas, 520 Alutsista Bakal Tampil Dalam Defile16 Sep 2026, 08:52 WIB
Menhan Tinjau Kapal JS Kunisaki, Bahas Dukungan Pemadaman Karhutla16 Sep 2026, 08:45 WIB