Jakarta, IDN Times - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Rahmat Bagja, dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia dilaporkan terkait dugaan korupsi sejumlah proyek di Bawaslu.
Dugaan tindak pidana korupsi tersebut berkaitan dengan proyek Command Center serta renovasi Gedung A dan B Bawaslu tahun anggaran 2024. Kasus ini berpotensi menimbulkan kerugian negara hingga Rp12,14 miliar.
Rinciannya, proyek renovasi Gedung A dan B Bawaslu bernilai Rp1,14 miliar dan proyek Command Center Bawaslu menyebabkan kerugian hingga Rp11 miliar.
"Kami telah melaporkan kasus ini kepada pihak Dumas KPK," kata Koordinator Gabdem, Guntur Harahap, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (21/10/2025).
"Gabdem menilai, ketidaksesuaian antara alokasi anggaran dan hasil fisik yang tercapai dalam proyek-proyek tersebut menunjukkan adanya penyimpangan yang merugikan negara," lanjut dia.
Tidak hanya menyampaikan laporan kepada KPK, Guntur juga meminta Kejaksaan Agung untuk ikut mengusut kasus ini. Mereka juga melakukan unjuk rasa di KPK.
"Mendesak KPK RI dan Kejaksaan Agung RI segera melakukan pemanggilan terhadap; Rahmat Bagja (Ketua Bawaslu RI Penanggungjawab Anggaran), Ferdinan Eskol Sirait (Kuasa Pengguna Anggaran), Hendri (PPK), Arief Budiman (Pejabat Pengadaan)," ujar Guntur.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Ketua Bawaslu Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Korupsi Renovasi Gedung

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja saat ditemui di Kantor DKPP, Jakarta Pusat, Selasa (6/5/2025) (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Curated For You
- Penegakan Hukum Keracunan MBG Dipertanyakan, 11 Tokoh Bersuara21 Sep 2026, 07:00 WIB
- KPK Dalami Perusahaan Dapat Jatah Penyaluran 5 Juta Bansos21 Oct 2025, 11:40 WIB
- [INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial 09 Sep 2026, 13:52 WIB
- Korupsi Perlengkapan Rumah Anggota DPR, KPK Hitung Kerugian Negara21 Oct 2025, 10:05 WIB
Editorial Team
EditorDeti Mega Purnamasari
Related Article
Kenapa Banyak Milenial Nyaman Hidup Tanpa Komitmen? Ini 5 Alasannya29 Sep 2026, 03:00 WIB
Polisi Sebut Remaja Makassar yang Tewas Diduga Ditembak Terlibat Tawuran29 Sep 2026, 01:47 WIB
Propam Periksa 7 Polisi Usut Kematian Rafli yang Tewas Diduga Ditembak29 Sep 2026, 01:21 WIB
Jangan Buang Energi, 5 Tipe Orang Ini Tak Perlu Kamu Jelaskan Apa-Apa29 Sep 2026, 01:00 WIB
Bupati Gowa Tersangka, Polisi Bongkar Keterlibatan Pihak Lain29 Sep 2026, 00:59 WIB
Sejumlah Mobil Operasional Kopdes Terparkir di Area Mall GTC Makassar29 Sep 2026, 00:47 WIB
Munafri Tegaskan Perubahan APBD Makassar Harus Berdampak ke Masyarakat29 Sep 2026, 00:43 WIB
Bupati Gowa Belum Ditahan, Gubernur Sulsel: Tetap Jalankan Tugas29 Sep 2026, 00:42 WIB
Korsel Desak Ukraina Minta Maaf karena Bocorkan Rahasia, Benarkah?28 Sep 2026, 23:10 WIB
Pakistan Sebut Operasi di Balochistan Tewaskan 71 Terduga Teroris28 Sep 2026, 23:00 WIB
Kisah Cinta Mahathir-Hasmah Terpisah Maut Usai 7 Dekade Bersama28 Sep 2026, 22:48 WIB
172 PPDS Unair Diduga Keracunan Makanan, Dirawat di RSUD Dr. Soetomo28 Sep 2026, 22:47 WIB
Thailand Banjir, Seorang WNI Sempat Terjebak di Hotel28 Sep 2026, 22:45 WIB
Hasil Referendum Swiss: Warga Tolak Pengetatan Netralitas Diplomatik28 Sep 2026, 22:27 WIB
KM Virgo Tengkurap di Dasar Laut, Crane 5 Ribu Ton Disiapkan28 Sep 2026, 22:21 WIB
Pakistan Bersiap Kirim Astronaut Pertama ke Stasiun Tiangong28 Sep 2026, 22:08 WIB
Polda Metro Umumkan Hasil Ekshumasi Sutrimo 30 September28 Sep 2026, 22:06 WIB
Menhut: Bujang Raba Contoh Masyarakat Jaga Hutan dari Karhutla28 Sep 2026, 21:52 WIB
Kapal RS TNI AL Evakuasi 11 Warga PNG yang Terapung di Laut Pasifik28 Sep 2026, 21:40 WIB
Pemerintah Italia Larang Burqa dan Batasi Siswa Asing di Sekolah28 Sep 2026, 21:38 WIB