Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Lewat Program Klasterisasi, PNM Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Agam
Pemulihan masyarakat pascabencana di Kabupaten Agam terus diperkuat tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga dengan menghidupkan kembali sumber penghidupan warga. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), PT Permodalan Nasional Madani (Persero), dan Pemerintah Kabupaten Agam mendorong pengembangan potensi ekonomi lokal melalui Program Klasterisasi 2026. (Dok. PNM)
  • BNPB, PNM, dan Pemkab Agam menjalankan Program Klasterisasi 2026 untuk menghidupkan mata pencaharian warga terdampak bencana melalui olahan ikan Danau Maninjau dan pinang Salareh Aia.
  • PNM memberikan pelatihan, pendampingan, peralatan produksi seperti oven dan genset, serta akses pembiayaan tanpa agunan sesuai ketentuan untuk meningkatkan kapasitas usaha warga.
  • Pemberdayaan ekonomi diposisikan sebagai bagian pemulihan pascabencana agar warga tidak bergantung pada bantuan, melainkan membangun usaha berkelanjutan dari potensi lokal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Program Klasterisasi 2026 mengembangkan usaha olahan ikan Danau Maninjau dan olahan pinang untuk memulihkan sumber penghidupan masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Agam.
  • Who?
    BNPB, PT Permodalan Nasional Madani (PNM), Pemerintah Kabupaten Agam, kelompok masyarakat Huntara Linggai, pelaku usaha pinang Salareh Aia, dan akademisi Universitas Andalas terlibat dalam program ini.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Huntara Linggai, Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, serta Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.
  • When?
    Program dilaksanakan במסגרת Program Klasterisasi 2026. Waktu pelaksanaan rinci setiap pelatihan dan penyaluran bantuan per saat ini belum diketahui.
  • Why?
    Program ditujukan agar warga terdampak bencana kembali produktif, memiliki pendapatan berkelanjutan, serta membangun kemandirian ekonomi tanpa bergantung pada bantuan.
  • How?
    PNM memberikan pelatihan, pendampingan, oven, pisau pemotong pinang, genset, akses pembiayaan tanpa agunan sesuai ketentuan, serta melibatkan Dinas Ketahanan Pangan dan akademisi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pemulihan masyarakat pascabencana di Kabupaten Agam terus diperkuat tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga dengan menghidupkan kembali sumber penghidupan warga. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), PT Permodalan Nasional Madani (Persero), dan Pemerintah Kabupaten Agam mendorong pengembangan potensi ekonomi lokal melalui Program Klasterisasi 2026.

Program tersebut dilaksanakan melalui Klaster Olahan Ikan Hasil Danau Maninjau di Huntara Linggai, Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, serta Klaster Olahan Pinang Salareh Aia, Kecamatan Palembayan. Melalui pelatihan, pendampingan, dukungan sarana produksi, hingga akses pembiayaan, PNM mendorong masyarakat terdampak bencana agar dapat kembali produktif dan memiliki sumber pendapatan yang berkelanjutan.

1. PNM perkuat kapasitas usaha melalui pelatihan dan sarana produksi

Pemulihan masyarakat pascabencana di Kabupaten Agam terus diperkuat tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga dengan menghidupkan kembali sumber penghidupan warga. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), PT Permodalan Nasional Madani (Persero), dan Pemerintah Kabupaten Agam mendorong pengembangan potensi ekonomi lokal melalui Program Klasterisasi 2026. (Dok. PNM)

Pada Klaster Olahan Ikan Danau Maninjau, PNM bersama Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Ketahanan Pangan telah memberikan tiga kali pelatihan kepada kelompok masyarakat Huntara Linggai untuk mengembangkan ikan asap sebagai produk bernilai tambah. PNM juga memberikan dukungan berupa oven pengasapan serta membuka akses pembiayaan tanpa agunan sesuai ketentuan untuk mendukung kebutuhan modal kerja kelompok.

Pendampingan serupa dilakukan dalam Klaster Olahan Pinang Salareh Aia dengan menghadirkan akademisi Fakultas Pertanian Universitas Andalas untuk memperkuat keterampilan pengolahan dan kapasitas produksi masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, PNM turut memberikan bantuan oven, pisau pemotong pinang, dan genset, sekaligus meninjau usaha pengolahan pinang milik pelaku usaha lokal yang telah memiliki jaringan pemasok bahan baku.

2. Kemandirian ekonomi jadi bagian penting pemulihan pascabencana

Gedung PNM. (dok. PNM)

Ketua Harian Unsur Pengarah BNPB Brigjen Pol (Purn) Ary Laksmana Widjaja menilai pemberdayaan ekonomi menjadi bagian penting dalam proses pemulihan pascabencana agar masyarakat tidak hanya bergantung pada bantuan, tetapi mampu kembali membangun sumber penghidupan secara mandiri. Sementara itu, Pemimpin Cabang PNM Padang Hendra Jalius menambahkan bahwa dukungan PNM diarahkan agar potensi yang telah dimiliki masyarakat dapat berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan.

“Pemulihan ekonomi tidak berhenti ketika bantuan diberikan. Yang ingin didorong PNM adalah bagaimana masyarakat kembali memiliki kemampuan untuk menghasilkan, mengembangkan potensi yang ada di lingkungannya, dan perlahan membangun kemandirian ekonomi setelah bencana,” ujar Hendra.

3. Kolaborasi lintas pihak perkuat kebangkitan ekonomi masyarakat Agam

Gedung PNM. (Dok. PNM)

Pemerintah Kabupaten Agam turut mengapresiasi kolaborasi BNPB dan PNM dalam memperkuat ekonomi masyarakat terdampak. Asisten II Adrinaldi menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus mendukung upaya masyarakat untuk kembali bangkit.

“Pemda Agam selalu mendukung masyarakat agar bisa bangkit dari bencana yang telah berdampak kepada kehidupan mereka. Kami berterima kasih kepada BNPB, PNM, dan seluruh mitra yang telah membantu serta memberikan dukungan kepada masyarakat melalui berbagai program,” ujarnya.

Melalui pengembangan ikan Danau Maninjau hingga pinang Salareh Aia, PNM berharap potensi lokal tidak hanya menjadi sumber pemulihan ekonomi sesaat, tetapi tumbuh menjadi usaha produktif yang membuka pasar, memperkuat pendapatan keluarga, dan mengembalikan harapan masyarakat Agam untuk membangun masa depan yang lebih mandiri. (WEB) #PNMuntukUMKM #PNMPemberdayaanUMKM

Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.

Curated For You

Editorial Team

Related Article