Jakarta, IDN Times - Pemulihan masyarakat pascabencana di Kabupaten Agam terus diperkuat tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga dengan menghidupkan kembali sumber penghidupan warga. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), PT Permodalan Nasional Madani (Persero), dan Pemerintah Kabupaten Agam mendorong pengembangan potensi ekonomi lokal melalui Program Klasterisasi 2026.
Program tersebut dilaksanakan melalui Klaster Olahan Ikan Hasil Danau Maninjau di Huntara Linggai, Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, serta Klaster Olahan Pinang Salareh Aia, Kecamatan Palembayan. Melalui pelatihan, pendampingan, dukungan sarana produksi, hingga akses pembiayaan, PNM mendorong masyarakat terdampak bencana agar dapat kembali produktif dan memiliki sumber pendapatan yang berkelanjutan.
