Jakarta, IDN Times - Koalisi masyarakat yang peduli pada kepentingan publik khususnya memantau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menamakan diri Koalisi MBG Watch menilai penunjukkan Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru tak akan menyelesaikan krisis yang sejak awal membelit program unggulan Presiden Prabowo Subianto itu.
Apalagi Sudaryono terafiliasi dengan Partai Gerindra dan menduduki posisi Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Jawa Tengah. Hal itu, menurut Koalisi MBG Watch, justru memperkuat persepsi publik mengenai konflik kepentingan di dalam penyelenggaraan MBG.
"Ini hanya lah pergantian pemain semata tanpa ada upaya serius untuk membenahi kegagalan tata kelola, pemborosan dan misalokasi anggaran publik hingga catatan panjang dugaan pelanggaran dan penyimpangan program yang membahayakan penerima manfaat," ungkap Koalisi MBG Watch di dalam keterangan yang dikutip Kamis (23/7/2026).
Penahanan eks Kepala BGN, Dadan Hindayana oleh Kejaksaan Agung turut menegaskan bahwa persoalan MBG bukan sekadar penyalahgunaan kewenangan, melainkan krisis sistemik dan tata kelola BGN. Dadan ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan korupsi penyimpangan tata kelola dan pengadaan dalam Program MBG pada rentang 2025 hingga 2026.
"Fakta ini saja sudah membuktikan bahwa BGN sejak awal telah dibangun dengan sistem yang rapuh, minim pengawasan dan rentan terhadap penyimpangan," katanya.
