Jadi Kepala BGN, DPR Minta Sudaryono Percepat Pembenahan Program MBG

- Presiden Prabowo melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Nanik S Deyang yang mundur karena alasan kesehatan, berdasarkan Keppres Nomor 78/P Tahun 2026.
- DPR melalui Charles Honoris meminta Sudaryono mempercepat pembenahan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis dengan fokus pada keamanan pangan, transparansi anggaran, dan ketepatan sasaran program.
- Sudaryono menyiapkan strategi pencegahan kasus keracunan dalam Program MBG serta berkomitmen mengevaluasi pelaksanaan program berdasarkan masukan dari berbagai pihak untuk perbaikan ke depan.
Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris berharap Kepala Badan Gizi (BGN) Sudaryono yang baru dilantik hari ini segera mempercepat pembenahan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara menyeluruh.
Charles menyambut baik ditunjuknya Sudaryono sebagai Kepala BGN menggantikan Nanik S Deyang yang menyatakan mundur karena kesehatannya yang terus menurun. Sudaryono sempat ditunjuk Presiden Prabowo sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI.
"Harapan saya, di bawah kepemimpinan beliau, BGN dapat mempercepat pembenahan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis secara menyeluruh," kata dia kepada wartawan, Rabu (22/7/2026).
1. Keamanan pangan MBG harus jadi prioritas utama

Charles mendorong kepemimpinan Sudaryono dapat memprioritaskan keamanan pangan dalam program MBG sehingga kasus keracunan di era kepemimpinan Dadan tidak terulang kembali.
Selain itu, ia turut menekankan pentingnya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran jumbo di BGN dan memastikan penyaluran program MBG tepat sasaran dan berkelanjutan dari sisi fiskal.
"Program ini memiliki tujuan yang sangat baik, tetapi berbagai persoalan yang muncul selama pelaksanaannya harus dijadikan pelajaran untuk melakukan perbaikan yang nyata," kata dia.
2. Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional!

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala BGN menggantikan Nanik S Deyang yang menyatakan mundur dari jabatannya. Pelantikan digelar di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Pelantikan Sudaryono sebagai Kepala BGN berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 78/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Kepala Badan Gizi Nasional. Sudaryono kemudian mengucapkan sumpah jabatan.
"Bahwa saya, akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” ujar Sudaryono.
3. Sudaryono susun strategi cegah keracunan MBG

Kepala BGN, Sudaryono memastikan tengah menyiapkan strategi untuk mencegah terulangnya kasus keracunan makanan dalam Program MBG. Ia mengaku telah memahami berbagai tantangan pelaksanaan MBG karena terlibat sejak tahap awal pembahasan program tersebut.
"Saya sedikit banyak ngerti, karena di awal-awal dulu waktu membahas MBG saya juga bagian dari orang yang terlibat. Kemudian saya sebagai Wakil Menteri Pertanian juga sedikit banyak bersinggungan karena memang terkait rantai pasok dan lain-lain. Di situ banyak juga masukan-masukan, keluhan-keluhan, dan saya mendengarkan itu," kata Sudaryono di Gedung BGN, Rabu (22/7/2026).
Ia mengatakan seluruh masukan dan keluhan yang diterimanya akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki tata kelola serta pelaksanaan Program MBG ke depan.
"Semua informasi itu sudah saya catat, tinggal nanti kita elaborasi dengan internal dan juga kita menerima masukan dari eksternal," kata dia.














