Jakarta, IDN Times - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu sorotan utama adalah cakupan penerima manfaat yang dinilai terlalu luas, sehingga berpotensi membuat program tidak tepat sasaran.
Koordinator Subkomisi Penegakan HAM Komnas HAM, Pramono Ubaid Tanthowi, mengatakan hasil pengamatan awal menunjukkan perlunya perbaikan tata kelola program agar lebih efektif dan berorientasi pada kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.
“Pemberian MBG yang dilaksanakan secara serentak untuk seluruh peserta didik sekaligus kelompok 3B membuat penyelenggaraan MBG berisiko tidak tepat sasaran. Penerapan MBG akan lebih efektif dan tepat guna bila difokuskan kepada kelompok-kelompok khusus (targeted groups) seperti masyarakat di daerah 3T dan kelompok 3B yang sangat membutuhkan pemberian makanan bergizi," kata Pramono dikutip Rabu (17/6/2026).
