Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Andrea Bocelli (instagram.com/andreabocelli)
  • Konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran diwarnai kericuhan setelah ratusan orang mendatangi lokasi dan mendesak pertunjukan dibatalkan.

  • Massa berusaha menerobos area konser dan terlibat bentrok dengan ratusan aparat yang berjaga di sekitar lokasi.

  • Promotor disebut telah mengantongi izin dari Kementerian Pariwisata, Kepolisian RI, Imigrasi, dan pengelola venue.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sebelumnya

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan Pemerintah DKI Jakarta akan mengikuti keputusan pemerintah pusat terkait gelaran konser Andrea Bocelli. Ia juga menyebut promotor telah mengantongi sejumlah izin.

3 November 2026

Konser Andrea Bocelli dijadwalkan berlangsung di JIExpo Kemayoran.

Selasa (3/11/2026) malam

Konser diwarnai kericuhan. Massa berusaha menerobos area penyelenggaraan dan terlibat bentrok dengan aparat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran diwarnai kericuhan dan bentrokan antara massa dengan aparat.
  • Who?
    Ratusan orang dari elemen Persaudaraan Muslim, yang dipimpin Habib Bahar Smith, dan ratusan aparat terlibat dalam kericuhan.
  • Where?
    Kericuhan terjadi di depan gerbang utama dan pintu masuk kawasan JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.
  • When?
    Selasa (3/11/2026) malam, saat gelaran konser Andrea Bocelli.
  • Why?
    Massa mendesak pertunjukan dibatalkan dan berusaha memastikan konser Andrea Bocelli tidak tetap digelar.
  • How?
    Massa berusaha menerobos masuk, membakar cone atau pembatas jalan, serta melemparkan petasan asap. Aparat berupaya menghalau mereka.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Konser Andrea Bocelli di Jakarta menjadi ricuh. Ratusan orang dari Persaudaraan Muslim datang dan ingin konser dibatalkan. Mereka mencoba masuk ke tempat konser, lalu berhadapan dengan banyak aparat. Ada cone yang dibakar dan petasan asap dilempar. Pemerintah DKI mengikuti keputusan pemerintah pusat, sementara promotor disebut sudah punya izin.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Promotor konser Andrea Bocelli disebut telah mengantongi izin dari Kementerian Pariwisata, Kepolisian RI, Imigrasi, dan pengelola venue. Pemerintah DKI Jakarta juga menyatakan mengikuti keputusan pemerintah pusat. Keterangan mengenai izin dan koordinasi antarlembaga menjadi bagian penting dalam menjelaskan penyelenggaraan konser di JIExpo Kemayoran.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Konser maestro musik dunia, Andrea Bocelli, di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2026) malam, diwarnai kericuhan. Ratusan orang yang tergabung dalam elemen Persaudaraan Muslim mendatangi lokasi konser dan mendesak agar pertunjukan tersebut dibatalkan.

Berdasarkan video yang beredar, kericuhan pecah di depan gerbang utama JIExpo Kemayoran ketika massa berusaha menerobos masuk ke area penyelenggaraan konser. Aksi tersebut dilakukan untuk memastikan konser Andrea Bocelli batal digelar.

Massa yang dipimpin Habib Bahar Smith terlibat bentrok dengan ratusan aparat yang berjaga ketat di sekitar lokasi. Aparat berupaya menghalau massa agar tidak masuk ke area konser.

Situasi semakin memanas ketika sejumlah massa membakar cone atau pembatas jalan serta melemparkan petasan asap ke arah petugas. Aksi saling dorong dan ketegangan pun tak terhindarkan di depan pintu masuk kawasan JIExpo.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pihaknya akan mengikuti keputusan dari pemerintah pusat terkait gelaran konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran pada 3 November 2026.

“Saya sendiri, terus terang, hampir enggak pernah memberikan statement tentang konser ini, sama sekali enggak pernah. Dan ketika sudah mulai muncul di ruang publik, tentunya Pemerintah DKI Jakarta mengikuti apa yang menjadi keputusan pemerintah pusat,” ujar Pramono dikutip dari ANTARA.

Menurut dia, promotor yang menggelar konser Andrea Bocelli telah mengantongi izin dari Kementerian Pariwisata, Kepolisian RI, Imigrasi, dan pengelola venue.

Curated For You

Editorial Team

Related Article