Jakarta, IDN Times - Proses evakuasi korban tabrakan maut kereta commuter line (KRL) dengan Kereta Jarak Jauh KA Argo Bromo Anggrek masih terus berlangsung sejak Senin malam, 27 April 2026 hingga Selasa (28/4/2026) pagi. Terbaru, jumlah korban meninggal dunia dalam insiden ini bertambah menjadi lima orang.
"Lima," ujar Dirut PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, di Stasiun Bekasi Timur, Selasa.
Bobby mengatakan, masih ada sejumlah korban terhimpit gerbong KRL. Seluruhnya adalah wanita dewasa.
"Tiga atau empat orang (masih terhimpit)," ujarnya.
Sementara, jumlah korban luka ringan maupun kritis mencapai 79 orang. Hingga berita ini dimuat, petugas gabungan masih berupaya mengevakuasi korban.
Sekitar dua korban yang berhasil dievakuasi langsung ditandu ke mobil ambulans untuk mendapat perawatan di rumah sakit.
