Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
KPK Tangkap Tangan Lima ASN BPK
Ilustrasi KPK. (IDN Times/Aryodamar)
  • KPK melakukan OTT terhadap lima ASN Badan Pemeriksa Keuangan yang diduga terlibat kasus suap.
  • Kasus ini berkaitan dengan dugaan suap untuk menutup temuan BPK terkait pengadaan di Kabupaten Muara Enim, termasuk proyek Smart TV dan Smart Board.
  • OTT ini menjadi operasi tangkap tangan ke-13 KPK sepanjang tahun 2026, dengan pemeriksaan terhadap para pihak masih berlangsung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
2026

Sepanjang tahun 2026, KPK telah melakukan operasi tangkap tangan sebanyak 13 kali.

10 Juni 2026

KPK melakukan OTT terhadap lima ASN BPK yang diduga menerima suap terkait temuan BPK di Pemkab Muara Enim. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa kasus ini berbeda dari OTT sebelumnya yang menjerat Bupati Muara Enim Edison.

kini

KPK masih memeriksa para pihak yang diamankan dan belum mengungkap identitas serta peran masing-masing ASN BPK tersebut.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap lima aparatur sipil negara dari Badan Pemeriksa Keuangan yang diduga terlibat dalam kasus suap terkait temuan BPK di Kabupaten Muara Enim.
  • Who?
    Lima ASN BPK diamankan oleh tim KPK. Identitas mereka belum diumumkan karena pemeriksaan masih berlangsung, sementara keterangan resmi disampaikan oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.
  • Where?
    Penangkapan dilakukan di wilayah yang belum disebutkan secara rinci, namun perkara ini berkaitan dengan kegiatan pengadaan di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
  • When?
    Operasi tangkap tangan dilakukan pada Rabu, 10 Juni 2026. Hingga saat ini proses pemeriksaan terhadap para pihak yang diamankan masih berjalan di kantor KPK.
  • Why?
    Dugaan suap muncul untuk menutup temuan BPK terkait sejumlah proyek pengadaan di Kabupaten Muara Enim, termasuk pengadaan smart TV atau smart board di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat.
  • How?
    KPK mengamankan lima ASN melalui operasi tangkap tangan sebagai bagian dari penyelidikan lanjutan atas dugaan suap antara pihak swasta dan Pemkab Muara Enim guna memengaruhi hasil audit BPK.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
KPK nangkep lima orang pegawai dari BPK. Mereka katanya disangka dapet uang suap biar bisa nutup masalah waktu periksa proyek di Muara Enim. Katanya ada urusan sama barang kayak smart board di sekolah. Sekarang mereka masih diperiksa, dan belum dikasih tahu siapa aja yang ditangkep.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK terhadap lima ASN BPK menunjukkan konsistensi lembaga antikorupsi dalam menjaga integritas aparatur negara. Langkah ini menegaskan bahwa pengawasan terhadap praktik suap dan penyimpangan anggaran terus berjalan aktif, bahkan di institusi pemeriksa keuangan sekalipun, sehingga memperkuat upaya transparansi dan akuntabilitas publik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini tangkap tangan menjerat lima orang aparatur sipil negara (ASN) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Lima orang yang diamankan ini seluruhnya adalah ASN dari Badan Pemeriksa Keuangan," ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo pada Rabu (10/6/2026).

OTT ini masih berkaitan dengan tangkap tangan Bupati Muara Enim Edison, tetapi berbeda perkara.

"Pada pokoknya ini berkaitan dengan dugaan suap untuk menutup temuan BPK berkaitan dengan pengadaan-pengadaan yang ada di Kabupaten Muara Enim. Salah satunya adalah pengadaan smart tv atau smart board yang kemarin kita sudah jelaskan, adanya suap dari pihak swasta kepada Pemkab Muara Enim," kata Budi.

"Baik berkaitan dengan pengadaan-pengadaan sebelumnya termasuk smart board tersebut di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengunci atau menjalin hubungan dengan Pemkab agar swasta ini ditunjuk menjadi pemenang dalam proyek-proyek Pemkab Muara Enim sehingga pada intinya dua perkara yang berkaitan namun memang berbeda," lanjut dia.

Dia mengatakan, satu kasus berkaitan dengan pengadaan, sedangkan satu kasus lainnya merupakan suap terkait temuan BPK di Pemkab Muara Enim

Meski demikian, Budi tidak menjelaskan siapa sosok yang ditangkap beserta perbuatannya. Sebab, pemeriksaan masih berlangsung. Adapun OTT ini merupakan yang ke-13 kalinya dilakukan KPK sepanjang 2026.

Editorial Team

Related Article