Jakarta, IDN Times - Kementerian Pertahanan mulai melakukan groundbreaking pembangunan pabrik amunisi milik PT Pindad di luar Pulau Jawa. Lokasi pabrik amunisi PT Pindad berada di Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan dengan luas 30 hektare.
Dikutip dari keterangan resmi Kemhan, peletakan batu pertama turut dihadiri secara langsung oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Direktur Utama PT Pindad Sigit P. Santosa dan Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam.
Relasi Haji Isam dan Kemhan cukup erat. Lewat perusahaan Jhonlin Group, Haji Isam ikut serta menggarap program food estate di Wanam, Merauke, Papua.
Sigit mengatakan, pabrik amunisi itu dibangun sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kapasitas produksi amunisi di dalam negeri. Selain itu, Indonesia bisa memperkuat kemandirian industri pertahanan nasional.
"Pembangunan fasilitas produksi ini diharapkan semakin memperkuat kemampuan nasional dalam memenuhi kebutuhan pertahanan sekaligus meningkatkan daya saing industri strategis nasional," ungkap Sigit seperti dikutip pada Selasa (7/7/2026).
Sementara, Menhan Sjafrie mengatakan, pembangunan pabrik tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI, PT Pindad, hingga mitra yang terlibat dalam proses persiapan proyek.
"Pabrik ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja dan mengembangkan sumber daya manusia," kata Sjafrie.
Groundbreaking ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kapasitas industri pertahanan dalam negeri yang modern, mandiri dan berkelanjutan.
