Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Mahasiswa Bertemu Gibran di Istana Wapres, Sampaikan 6 Tuntutan Ini
Mahasiswa Bertemu Gibran di Istana di tengah Demo (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
  • Sebanyak 15 mahasiswa dari UBK dan Universitas MH Thamrin bertemu Wakil Presiden Gibran di Istana Wapres untuk menyampaikan aspirasi di tengah aksi demo di Patung Kuda, Jakarta Pusat.
  • Mahasiswa mengajukan enam tuntutan utama, termasuk evaluasi program Makan Bergizi Gratis, peninjauan UU Kepolisian, penghentian militerisme, serta kebijakan ekonomi dan pendidikan yang lebih berpihak pada rakyat.
  • Pertemuan tersebut dianggap sebagai bentuk diterimanya aspirasi mahasiswa oleh pemerintah setelah sebelumnya mereka berupaya menyampaikan langsung kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada banyak kakak mahasiswa datang ke Istana Wakil Presiden di Jakarta. Mereka mau bicara sama Pak Gibran. Mereka bilang ada enam hal penting yang ingin disampaikan tentang sekolah, uang, dan harga bensin. Pak Gibran mau dengar mereka. Sekarang mereka sudah bisa kasih tahu apa yang mereka pikir ke pemerintah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times — Sebanyak 15 mahasiswa dari Universitas Bung Karno (UBK) dan Universitas MH Thamrin menemui Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wapres yang berada di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026).

Pertemuan tersebut terjadi di tengah aksi demo mahasiswa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. Saat itu sejumlah perwakilan dari Istana Wapres menemui mahasiswa dan menyampaikan pesan bahwa Gibran akan menerima aspirasi mahasiswa.

Berikut enam poin tuntutan yang disampaikan mahasiswa ke Gibran di Istana Wapres:

1. Mendesak pemerintah menghentikan sementara dan mengevaluasi secara menyeluruh program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih.

2. Mendesak peninjauan kembali Undang-Undang (UU) Kepolisian RI.

3. Menghentikan praktik militerisme dan menegakkan supremasi sipil.

4. Mendesak pemerintah mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas nilai rupiah dan ketahanan ekonomi nasional.

5. Memenuhi hak pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan terjangkau bagi seluruh rakyat Indonesia.

6. Meninjau kembali kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang dinilai membebani masyarakat.

Perwakilan mahasiswa menyebut, pertemuan tersebut merupakan bentuk diterimanya aspirasi yang sejak awal ingin mereka sampaikan langsung kepada pemerintah.

"Akhirnya niat baik kami untuk memberikan aspirasi diterima oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka," ujar orator.

Editorial Team

Related Article