Petugas Damkar DKI Meninggal akibat Serangan Jantung saat Bertugas

- Petugas Damkar DKI, Andriyono, meninggal akibat serangan jantung saat bertugas menangani kebakaran tumpukan sampah di Jalan Penggilingan Baru, Kramat Jati, Jakarta Timur.
- Andriyono, Kepala Regu Kelompok Cepu Sektor Cipayung, memiliki riwayat penyakit jantung dan sempat mengeluhkan nyeri dada ketika menyambungkan selang untuk mencari sumber air.
- Dinas Gulkarmat mengerahkan 10 mobil pemadam dan 50 personel; korban mendapat pertolongan pertama, dibawa ke RS Harapan Bunda, serta dinyatakan meninggal pukul 13.30 WIB.
Jakarta, IDN Times – Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Meghantara, memastikan anggota Damkar DKI yang meninggal dunia saat bertugas menangani kebakaran tumpukan sampah di Jalan Penggilingan Baru, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (1/8/2026) meninggal akibat serangan jantung.
"Almarhum diketahui memiliki riwayat penyakit jantung," ucap Bayu dalam keterangan, Minggu (2/8/2026).
1. Damkar DKI terjunkan 50 personel

Bayu mengatakan korban diketahui bernama Andriyono, Kepala Regu Kelompok Cepu Sektor Cipayung. Dia menerangkan kebakaran dilaporkan terjadi pada pukul 7.02 WIB. Dinas Gulkarmat kemudian mengerahkan 10 unit mobil pemadam beserta 50 personel ke lokasi.
"Operasi pemadaman dimulai pukul 07.11 WIB," katanya.
2. Petugas keluhkan dada sakit

Dalam keterangannya, Bayu menjelaskan Andriyono saat itu bertugas mencari sumber air untuk mendukung operasi pemadaman dan tidak berada di titik penyerangan api.
"Ketika menyambungkan selang, korban tiba-tiba mengeluhkan nyeri dada. Rekan kerja kemudian segera meminta bantuan medis," paparnya.
3. Korban sempat dibawa ke rumah sakit

Bayu menerangkan, rekan korban segera memberikan pertolongan pertama sebelum mengevakuasinya ke Rumah Sakit Harapan Bunda.
"Tim medis sempat melakukan resusitasi jantung paru (RJP), namun Andriyono dinyatakan meninggal dunia pada pukul 13.30 WIB," katanya.


















