Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Petugas Damkar Meninggal saat Padamkan Api Sampah Ilegal di Kramat Jati

Petugas Damkar Meninggal saat Padamkan Api Sampah Ilegal di Kramat Jati
Kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati pada Senin (15/12/2025) pagi. (Dok. Damkar DKI Jakarta)
Intinya Sih
  • Petugas Gulkarmat DKI Jakarta, Andriyono, meninggal saat menangani kebakaran tumpukan sampah di Jalan Penggilingan Baru, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (1/8/2026).
  • Dinas Gulkarmat mengerahkan 10 mobil pemadam dan 50 personel setelah kebakaran dilaporkan pukul 07.02 WIB, dengan operasi pemadaman dimulai pukul 07.11 WIB.
  • Saat mencari sumber air dan menyambungkan selang, Andriyono mengeluhkan nyeri dada. Setelah pertolongan pertama dan RJP di RS Harapan Bunda, ia dinyatakan meninggal pukul 13.30 WIB.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times – Seorang anggota Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Provinsi DKI Jakarta meninggal dunia saat bertugas menangani kebakaran tumpukan sampah di Jalan Penggilingan Baru, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (1/8/2026). Korban ternyata merupakan Kepala Regu di salah satu kelompok kawasan Jakarta Timur.

"Korban diketahui bernama Andriyono, Kepala Regu Kelompok Cepu Sektor Cipayung," kata Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Bayu Meghantara, dalam keterangannya, Minggu (2/8/2026).

1. Damkar terjunkan 50 personel

IMG-20260727-WA0032.jpg
Kebakaran rumah di Pulomas, Pulogadung, Minggu (26/7/2026)/ Dok Damkar DKI

Kebakaran dilaporkan terjadi pada pukul 07.02 WIB. Dinas Gulkarmat kemudian mengerahkan 10 unit mobil pemadam beserta 50 personel ke lokasi.

"Operasi pemadaman dimulai pukul 07.11 WIB," kata Bayu.

2. Petugas keluhkan dada sakit

Kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati
Kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati pada Senin (15/12/2025) pagi. (Dok. Damkar DKI Jakarta

Sebelum meninggal, dijelaskan Bayu, Andriyono yang saat itu bertugas mencari sumber air untuk mendukung operasi pemadaman dan tidak berada di titik penyerangan api, mengeluhkan sakit di dadanya.

"Ketika menyambungkan selang, korban tiba-tiba mengeluhkan nyeri dada. Rekan kerja kemudian segera meminta bantuan medis," ujar Bayu.

3. Petugas dinyatakan meninggal

Ilustrasi Duka Cita (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi Duka Cita (IDN Times/Arief Rahmat)

Dalam situasi itu, rekan korban akhirnya memberikan pertolongan pertama sebelum mengevakuasinya ke Rumah Sakit Harapan Bunda. Namun, nyawanya tak tertolong.

"Tim medis sempat melakukan resusitasi jantung paru (RJP), namun Andriyono dinyatakan meninggal dunia pada pukul 13.30 WIB," ujar Bayu.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More